Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Soal Cawapres Pendamping Ganjar, Pengamat Politik Sebut Mahfud MD lebih Berpotensi

I Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 19 September 2023 | 21:25 WIB
CAWAPRES: Mahfud MD dinilai lebih berpotensi jadi cawapres pendamping Ganjar Pranowo.
CAWAPRES: Mahfud MD dinilai lebih berpotensi jadi cawapres pendamping Ganjar Pranowo.

BALI EXPRESS – Jelang pendaftaran pasangan bakal capres dan cawapres, PDIP dan partai koalisinya belum menentukan pendamping dari Ganjar Pranowo.

Namun muncul beberapa nama kandidat yang bakal menjadi cawapres pendamping Ganjar. Dari lima nama kandidat, pengamat politik menilai Mahfud MD lebih berpotensi sebagai cawapres.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komaruddin, mengatakan, peluang Mahfud MD untuk menjadi bakal cawapres mendampingi Ganjar Pranowo dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 lebih besar.

“Saya menilai Mahfud lebih berpeluang menjadi bakal cawapres mendampingi Ganjar, sedangkan peluang Ridwan Kamil lebih kecil,” kata Ujang di Jakarta, Minggu (17/9), dikutip dari Antara.

Dia menjelaskan, Mahfud MD memiliki kelebihan, seperti popularitas di kalangan milenial, latar belakang dari Nahdlatul Ulama (NU), menjadi Ketua Dewan Pakar Majelis Nasional KAHMI, dan kedekatan dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Sementara itu, menurut Ujang, peluang RK lebih kecil karena Partai Golkar telah menyatakan bahwa mantan Gubernur Jawa Barat itu bukan kandidat Cawapres yang diusulkan oleh partai tersebut.

“Artinya, ini mempersempit peluang RK untuk menjadi bakal cawapres mendampingi Ganjar. Sudah jelas bahwa RK sedang dipersiapkan oleh Golkar untuk Pilkada di Jabar atau DKI Jakarta,” jelasnya.

Ujang juga meyakini bahwa sosok Mahfud MD, dengan beberapa kelebihan yang dimilikinya, dapat "mengisi kekosongan" yang ada dalam kontestasi Pilpres 2024.

Namun, dalam hal meningkatkan elektabilitas, Ujang mengingatkan bahwa ini harus dilihat secara objektif karena pasangan ini belum secara resmi dideklarasikan, sehingga dampaknya belum dapat diukur.

“Siapa yang tidak kenal Mahfud MD, dia berasal dari kalangan NU, dan pemilih muda sudah mengenalnya. Namun, apakah dia bisa meningkatkan elektabilitas Ganjar, ini harus dilihat secara objektif karena pasangan ini belum dideklarasikan, sehingga dampaknya belum dapat diketahui,” kata Ujang.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, mengakui bahwa Mahfud MD masuk dalam salah satu kandidat yang akan mendampingi Ganjar Pranowo. Selain itu ia juga menyebutkan Mahfud MD juga merupakan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU).

Namun PDIP bersama dengan partai pendukung Ganjar masih dalam proses pemilihan kandidat bakal cawapres.

“Mungkin Pak Mahfud salah satunya (tokoh NU yang menjadi bakal cawapres Ganjar)," ujar Puan setelah menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Jakarta pada Senin (18/9), dikutip dari Jawapos.

Puan juga menyebut bahwa selain Mahfud MD, tokoh-tokoh lain yang masih dipertimbangkan termasuk Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa.

Meski demikian, Puan mengaku belum bisa memastikan kapan pihaknya akan mengumumkan pasangan Ganjar ke publik.

Ia menekankan bahwa partai-partai pengusung memiliki strategi sendiri dalam memenangkan Pilpres 2024.

“Masih lama pendaftarannya, masih sebulan meskipun semuanya berharap secepatnya segera diputuskan,” ungkapnya .

“Tapi semua partai pasti punya strateginya masing-masing, jadi kita tunggu saja,” imbuhnya.

Editor : Nyoman Suarna
#pendamping #Mahfud MD #Ganjar #cawapres