Dalam debat perdana tersebut, publik menilai bahwa Prabowo bersikap emosional dan agresif.
Hal ini pun diungkap oleh Juru Bicara Anies Baswedan yakni Said Didu melalui akun twitter pribadinya @msaid_didu pada Rabu (13/12).
Dala cuitannya, Eks Sekretaris BUMN itu mengaku belum memahami beberapa hal.
Diantaranya sikap dari Calon Presiden lainnya yakni Prabowo Subianto yang ia anggap terlalu menyerang baik secara argumen dan begitu emosional.
“Dalam debat Capres tadi malam, saya coba mamahami kenapa sikap pak @prabowo yang sering menyerang dan emosional,” tulis Said Didu.
Said Didu pun mencoba memahami maksud dan tujuan dari Prabowo yang ia anggap sebagai sesuatu yang sulit di mengerti.
Menurutnya mungkin Capres nomor urut 2 ini berusaha memposisikan dirinya sebagai penyajung Presiden saat ini yaitu Jokowi Widodo sekaligus pelindung bagi Cawapresnya yang merupakan putra dari Presiden itu sendiri yakni Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Debat Capres; Anies Hadirkan Ayah Harun Ar-Rasyid, Pendukung Prabowo yang Meninggal 2019 Silam
“Karena beliau memposisikan diri sebagai penyanjung Jokowi dan pelindung Gibran sehingga rasionalitas dan akal sehatnya hilang,” tuturnya.
Dalam cuitan lain, Said Didu juga mengungkap bahwa branding Gemoy yang dibangun untuk Prabowo hancur dalam sekejap dengan adanya debat capres perdana tersebut.
“Iklan Gemoy yang diperkirakan habiskan biaya ratusan Milyar rusak dalam sekejap saat muncul aslinya di debat tadi malam,” sindir Said Didu.
Editor : Wiwin Meliana