Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Profil Putu Agus Suradnyana: Dicopot sebagai Ketua DPC PDIP Buleleng, Diusung Gerindra Tantang Calon PDIP di Pilgub Bali

I Putu Suyatra • Minggu, 25 Agustus 2024 | 23:32 WIB

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. (DIAN SURYANTINI/BALI EXPRESS)
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. (DIAN SURYANTINI/BALI EXPRESS)

BALIEXPRESS.ID - Peta politik di Pulau Bali belakangan benar-benar berputar sangat cepat. Terutama menjelang Pilkada 2024. 

Salah satu tokoh poltik yang mengalami perubahan cukup cepat pekan ini adalah I Putu Agus Suradnyana, mantan Bupati Buleleng dua periode. 

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Buleleng, kemudian tiba-tiba dicopot dari jabatannya. 

Sialnya hal itu terjadi saat PDIP memberikan rekomendasi kepada calon kepala daerah dan ketua DPRD seluruh Bali. 

Putu Agus Suradnyana, mantan Bupati Buleleng yang juga telah lama menjadi sosok penting di PDI Perjuangan, dilaporkan dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPC PDIP Buleleng pada Jumat (23/8/2024).

Keputusan ini membuat banyak pihak terkejut, terlebih karena kabar yang menyebutkan bahwa Agus Suradnyana juga diusir dari partai yang telah ia layani selama puluhan tahun.

Keputusan pencopotan ini resmi berlaku pada Jumat (23/8/2024).

Surat Keputusan (SK) mengenai kepengurusan baru DPC PDIP Buleleng diserahkan pada siang hari di kantor DPD PDI Perjuangan Bali, bersamaan dengan penyerahan rekomendasi calon kepala daerah, wakil kepala daerah, serta Ketua DPRD Buleleng.

Kini, posisi Ketua DPC PDIP Buleleng diisi oleh Gede Supriatna, dengan Ketut Ngurah Arya sebagai sekretaris, dan Ni Kadek Turkini sebagai bendahara.

Namun, yang paling mengejutkan adalah desas-desus yang beredar bahwa Agus Suradnyana tidak lagi dianggap sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan.

Misteri Dibalik Pencopotan

Seorang sumber internal PDI Perjuangan mengungkapkan, "Nama Pak Agus Suradnyana sudah tidak ada di struktur partai. Entah dicopot, mengundurkan diri, atau dipecat, belum jelas," ucapnya dengan nada penuh misteri.

Namun, saat dikonfirmasi, beberapa sumber resmi memilih untuk bungkam.

Gede Supriatna, yang disebut-sebut telah mengantongi SK sebagai Ketua DPC PDIP Buleleng, memberikan jawaban yang samar ketika dikonfirmasi.

"Kata siapa? Saya belum lihat ada SK itu," tepisnya pada Jumat (23/8/2024) malam.

Reaksi Putu Agus Suradnyana

Di sisi lain, Putu Agus Suradnyana yang dihubungi secara terpisah mengaku sudah mengetahui pencopotan dirinya.

"Saya mengucapkan terima kasih sudah diberikan kepercayaan selama ini. Apa yang diajarkan Ibu Megawati tentang keteguhan hati dan integritas, akan saya gunakan dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya dengan nada penuh arti.

Namun, Agus enggan berbicara lebih jauh soal ini. Ketika ditanya apakah ia mengundurkan diri atau dipecat dari partai, Agus hanya menyampaikan rasa terima kasih karena telah diberi kepercayaan untuk mengabdi bersama PDI Perjuangan.

"Saya tetap menghormati Ibu Megawati. Apa yang beliau ajarkan kepada saya, saya jadikan pegangan hidup," tambahnya penuh makna.

Beberapa hari setelah pencopotan tersebut, Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah tiba-tiba mengumumkan resmi berpasangan dengan Putu Agus Suradnyana (PAS) untuk maju pada Pilgub 2024, Minggu (25/8). 

Mereka akan menantang pasangan PDIP, I Wayan Koster - I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri). 

De Gadjah mengklaim mendapat dukungan penuh dari Presiden terpilih Prabowo Subianto, Presiden Jokowi, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, dan Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani.

Berikut Profil Putu Agus Suradnyana yang menjadi salah satu tokoh politik Bali paling cepat perubahannya jelang Pilkada. 

Putu Agus Suradnyana, S.T. adalah sosok berpengaruh di Bali, terutama di Kabupaten Buleleng. Menjabat sebagai Bupati Buleleng sejak 27 Agustus 2012, Agus Suradnyana telah dua kali terpilih memimpin kabupaten ini, menunjukkan keberhasilannya dalam bidang politik dan pemerintahan.

Ia merupakan anggota partai PDIP dan dikenal sebagai pengusaha sukses yang memiliki beberapa perusahaan di sektor pariwisata dan transportasi.

Lahir pada 4 Agustus 1963 di Singaraja, Bali, Agus Suradnyana dibesarkan dalam keluarga yang mengutamakan pendidikan dan disiplin.

Ayahnya, seorang guru SMA, menanamkan nilai-nilai pantang menyerah yang kemudian membantu Agus meniti karier dari bawah hingga mencapai puncak sebagai kepala daerah.

Pendidikan dan Karier:

Sebagai pengusaha, Agus Suradnyana adalah Komisaris Utama Bali Utama Grup, PT. Khrisna Bali Utama, dan PT. Nadia Kencana (Mai Bus Transport).

Bisnis-bisnis ini berfokus pada pariwisata dan transportasi, sektor-sektor vital di Bali.

Kehidupan Pribadi: Agus Suradnyana menikah dengan I Gusti Ayu Aries Sujati, dan bersama-sama mereka mendukung berbagai inisiatif pembangunan di Buleleng.

Sebagai seorang penganut agama Hindu, Agus juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di Bali.

Dengan latar belakang yang kuat, baik di dunia politik maupun bisnis, Putu Agus Suradnyana terus menjadi figur penting yang berkontribusi pada kemajuan Bali, khususnya di Buleleng.

Kariernya yang cemerlang dan dedikasinya pada masyarakat membuatnya menjadi salah satu tokoh yang diperhitungkan dalam lanskap politik dan ekonomi Bali. *** 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Agus Suradnyana #koster #giri prasta #pilgub #pdip #De Gadjah #gerindra