BALIEXPRESS.ID - Bukannya mendinginkan suasana setelah viral "menganulir" jawaban benar siswi SMA 1 Pontianak, sosok Indri Wahyuni kini justru makin menyulut api kemarahan netizen!
Status WhatsApp yang diduga milik sang juri bocor ke publik (13/05/2026) dan isinya benar-benar di luar dugaan. Alih-alih memberikan klarifikasi teknis yang menenangkan, Indri justru terlihat "pasang badan" dan menyerang balik kritik publik dengan kalimat-kalimat yang sangat provokatif!
MENGAKU PALING ADIL? 🧐
Dalam statusnya, Indri bersikeras bahwa pemenang (SMAN 1 Sambas) memang layak menang. Ia bahkan menuding netizen melakukan "ketidaktahuan terbesar" karena hanya fokus membela satu sekolah.
"Berfokus hanya pada satu sekolah dan mengabaikan keadilan untuk yang lain adalah bagian dari bentuk ketidaktahuan terbesar..." tulisnya dalam bahasa Inggris.
BAWA-BAWA LHKPN & TANTANG OPEN ENDORSE! 💸
Puncaknya, Indri menanggapi sorotan publik terkait harta kekayaannya dengan nada menyindir. Ia seolah tak gentar sedikit pun dengan hujatan yang menerjangnya:
"Terakhir, mau open endorse ah. Biar makin kaya. Supaya LHKPN gw yang tersebar makin bikin shock banyak orang. Hayo yang iri makin panas!"
Status ini pun langsung dibagikan ulang di platform X dan menuai reaksi keras. Banyak yang menyayangkan sikap seorang juri ajang bergengsi MPR RI yang dinilai antikritik dan justru menunjukkan arogansi di tengah polemik penilaian yang dianggap tidak objektif.
NETIZEN MAKIN GERAM! 😡
Seolah merasa di atas angin, ia menutup statusnya dengan pesan dari sang suami: "At the end, u will always have me kata misua."
Apakah ini sikap yang pantas ditunjukkan oleh seorang juri lomba wawasan kebangsaan? Atau justru ini bentuk "mental baja" menghadapi serangan digital?
Editor : I Putu Suyatra