GIANYAR, BALI EXPRESS - Seluruh pemain dan manajemen Bali United melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Kapten I Wayan Dipta, di Jaba Pura Dalem Gede Sukawati, Kamis (5/12), untuk mengucapkan rasa terima kasih telah menjadi juara.
Kegiatan itu pun berlangsung tidak kurang dari satu jam, rombongan datang sekitar pukul 13.00 dengan tujuan untuk mengenang dan mengucapkan terima kasih atas apa yang diraih oleh club tersebut tahun ini. Saat para pemain Bali United itu turun dari bus, beberapa warga dan anak-anak berebut untuk foto bersama. Dengan ramah para pemain menerima ajakan para fans untuk berselfie.
Pelatih Bali United, Stefano Cugarra Teco menjelaskan, kedatangannya ke Makam Pahlawan Kapten I Wayan Dipta itu sebagai ucapan terimakasih. Karena segala yang diraih oleh clubnya saat ini juga berkat dari keberadaan pahlawan yang dipergunakan namanya di stadion untuk bertanding dan berlatih selama ini. “Kedatangan kami sebagai ungkapan terima kasih dengan melakukan ziarah ke tempat ini,” jelasnya.
Setelah melakukan ziarah, mereka melakukan foto bersama di monumen pahlawan Kapten I Wayan Dipta. Sedangkan pemain yang beragama Hindu, melanjutkan persembahyangan di Pura Dalem Gede Sukawati. Lokasinya pun dekat dengan makam pahlawan tersebut.
Bendesa Adat Sukawati I Nyoman Suantha, selaku perwakilan warga, mengucapkan terima kasih atas kedatangan club Bali United karena sudah memperhatikan sejarah Kapten I Wayan Dipta, pahwalan Gianyar yang terbunuh di Sukawati, tepatnya di Jaba Pura Dalem Gede Sukawati yang kini menjadi monumen.
“Saya sebagai bendesa mengapresiasi perhatian club dan manajemen, karena tidak lupa dengan sejarah serta jasa pahlawan. Seperti nama stadion yang dipergunakan oleh Bali United, namanya Kapten I Wayan Dipta. Mudah-mudahan bisa bersama untuk memperhatikan keberadaan monumen dan makam pahlawan yang ada saat ini,” bebernya.
Suantha menambahkan, pada masa puncak kejayaannya, Bali United tidak lupa dengan sejarah. “Kita harus menghormati jasa pahlawan karena bangsa yang besar itu, adalah bangsa yang mengingat jasa pahlawannya,” imbuhnya.
Editor : Nyoman Suarna