BALIEXPRESS.ID - Ada momen seru di luar laga Timnas Indonesia vs Filipina saat laga dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa 11 Juni 2024. Pengamat sepakbola nasional yakni Tommy Welly atau Bung Towel dilempar botol.
Kejadian itu terjadi ketika kegiatan nonton bareng (nobar) di Jakarta Internasional Stadion (JIS) yang menghadirkan Bung Towel.
Dalam potongan video pelemparan botol ke arah Bung Towel viral di media sosial.
Kronologinya, Bung Towel berdiri dengan 4 orang di atas panggung, di mana 2 di antaranya adalah MC. Salah satunya adalah Oki Rengga, stand up komedia yang juga mantan kiper Kalteng Putra FC.
Tiba-tiba, terbang sebuah botol plastik yang hendak mengenai Bung Towel dari arah kerumunan penonton.
Sontak, kejadian inipun menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Netizen pun ramai memberikan tanggapan, hanya saja mereka 'sarkas' dengan menyalahkan aksi dari oknum pelempar botol tersebut. Bahkan mendukung aksi tersebut.
"Ayolah guys, bersifat dewasa dikit, buat apa lempar botol gitu sih,, kan bisa pake batu," seloroh akun @il.rama.21 di postingan akun @plesetan.bola.
"Ya gak apa, salah sendiri udah tau jadi incaran banyak orang malah dengan PD nya naik ke atas panggung," tulis @andipranajaya28.
"Jangan diulangi lagi guys lempar botol kayak gitu. Besok besok bisa pakai batako sama akurasi ditingkatkan lagi," celetuk akun @zapin_arifin_.
Akun instagram @af_football97 juga membagikan video tersebut. Kemudian komentar netizen juga lebih kocak.
"Kurang banyak yang lemparin botol," tandas @roxy.jr_
"Harusnya lempar gas LPG 3 kg," kata @danang_setiawan_97
"Cokk ngapa ga kena wkwk," tandas @sfyn_hadi12
Video itu juga dibagikan di akun @ceo_warganet_official. Komentar warganet tak kalah kocak.
"Harusnya Arhan atau Dewangga yang lempar. Biar akurat dan ada power," kata @oby.latif
"JANGAN GITU WOYY...!!! EMANG GAK ADA GALON...??!!" kata @f.imawan.
Tommy Welly atau Bung Towel sendiri memang kerap dicibir oleh fans sepakbola Indonesia.
Pasalnya, dia dianggap orang yang kontra dengan Shin Tae-yong. Dia menilai STY biasa-biasa saja, dan terlalu dimanja Ketum PSSI Erick Thohir dengan program naturalisasi, hingga kritik STY yang dianggap tidak memantau Liga domestik atau Liga 1.
Bung Towel dalam beberapa kesempatan sempat terang-terangan mengomentari negatif permainan serta perkembangan timnas Indonesia di bawah Coach Shin.
Namun, apa pun itu, kritik Bung Towel mestinya tidak ditanggapi dengan kekerasan. Apalagi kekerasan ada ancaman hukum pidannya. ***
Editor : Y. Raharyo