BALIEXPRESS.ID – Timnas Indonesia harus rela berbagi poin dengan Bahrain usai match kontroversi di lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Jumat 11 Oktober 2024 dini hari di Stadion Nasional Bahrain. Fans Garuda dibuat jengkel minta ampun karena sosok wasit Ahmed Al Kaf yang memimpin laga tersebut. Dimana Ahmed Al Kaf memberikan ‘tambahan waktu ekstra’ 3 menit padahal seharusnya hanya 6 menit. Praktis Bahrain pun mampu menyamakan kedudukan di menit 90+9.
Pasca pertandingan, selain wasit asal Oman itu, ada satu sosok yang dikaitkan dengan match kontroversi tersebut. Dia adalah Shaikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa. Siapa dia?
Ternyata, sosok tersebut adalah Presiden AFC saat ini yang berasal dari Bahrain. Sehingga fans Garuda pun mulai mengkaitkan jika wasit Ahmed Al Kaf melakukan daya upaya agar Shaikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa tak malu karena negaranya kalah dihadapan publik sendiri.
Dan ironisnya lagi, fans Indonesia mempertanyakan kepada AFC mengapa Ahmed Al Kaf ditunjuk memimpin pertandingan dimana negara asal wasit satu federasi dengan Bahrain.
Baca Juga: Pasca Match Kontroversi Timnas Indonesia vs Bahrain, Shin Tae-yong Beri Jawaban Menohok kepada AF
Shaikh Salman terpilih sebagai Presiden AFC ke-10 pada Kongres Luar Biasa AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Mei 2013 silam. Ia juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif FIFA (sekarang dikenal sebagai Dewan FIFA) dalam kongres yang sama.
Pada tahun 2015, Shaikh Salman terpilih kembali sebagai Presiden AFC untuk periode kedua dan Wakil Presiden FIFA. Empat tahun berselang, ia kembali mengikuti pemilihan dan terpilih lagi menjadi Presiden AFC hingga 2023.
Kongres AFC ke-33 pada 2023 kembali mengukuhkan Shaikh Salman untuk memimpin AFC hingga 2027. Artinya, Shaikh Salman sudah memimpin federasi sepak bola Asia untuk empat periode.
Pencapaian Karier Sebelum menjadi Presiden AFC, Shaikh Salman sudah terlibat dalam dunia sepak bola sejak masa muda, ketika ia bermain di akademi dan tim muda klub Divisi 1 Bahrain, Riffa Club. Kecintaannya pada sepak bola membawanya menjadi salah satu orang paling berpengaruh dalam sepak bola Bahrain.
Berikut jabatan yang pernah dipegang oleh Shaikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa
-Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Bahrain pada tahun 1998
-Presiden Sepakbola Bahrain pada tahun 2002.
-Pada tahun 2013, ia diangkat sebagai Presiden Kehormatan Asosiasi Sepak Bola Bahrain.
-Wakil Presiden Komite Olimpiade Bahrain untuk periode 2009-2012 dan 2013-2017.
-Menjadi Ketua Komite Disiplin pada Piala Dunia Klub FIFA 2008 di Jepang
-Terlibat dalam berbagai turnamen internasional, termasuk Piala Dunia Wanita FIFA 2003, Piala Dunia U-20 2005, serta Olimpiade 2004 dan 2008.
-Pada tahun 2010, terpilih sebagai anggota Komite Pengembangan Teknis FIFA, yang bertugas meningkatkan kualitas sepak bola.
-Menjadi anggota Komite Penyelenggara Piala Dunia FIFA dan Biro Piala Dunia FIFA 2014 di Brasil
-Saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Pengembangan FIFA.
-Menjadi Ketua Komite Sepak Bola Olimpiade dan Wakil Ketua Komite Pemasaran dan Penyiaran Televisi FIFA
Editor : I Dewa Made Krisna Pradipta