Babak Belur di Osaka! Timnas Indonesia Dibantai Skuad Kedua Jepang 0-6, Ada Apa dengan Skuad Garuda?
I Putu Suyatra• Rabu, 11 Juni 2025 | 03:25 WIB
Striker timnas Indonesia Ole Romeny beraksi pada pertandingan penutup babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C melawan timnas Jepang di Stadion Suita, Prefektur Osaka, Selasa (10/6/2025).
BALIEXPRESS.ID – Laga pamungkas kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ketiga menjadi mimpi buruk bagi Timnas Indonesia. Bertandang ke Stadion Suita, Prefektur Osaka, Selasa (10/6/2025), skuad Garuda dipaksa menyerah dengan skor telak 0-6 oleh tuan rumah Jepang yang bahkan tidak menurunkan kekuatan penuhnya.
Padahal, Jepang sudah lebih dulu memastikan tiket ke Piala Dunia. Namun nyatanya, mereka tetap tampil buas.
Lini pertahanan Indonesia benar-benar dibuat tidak berdaya, bahkan tidak melepaskan satu pun tembakan sepanjang pertandingan.
Jepang, yang tampil tanpa sejumlah bintangnya, tetap tampil superior. Mereka mencatatkan 69% penguasaan bola, 21 tembakan, dan enam di antaranya berbuah gol.
Gol-gol Jepang dicetak oleh Daichi Kamada (15’, 45+5’), Takefusa Kubo (19’), Ryoya Morishita (55’), Shuto Machino (58’), dan Mao Hosoya (80’).
Statistik mencolok ini menegaskan betapa jauh perbedaan kelas antara kedua tim, meski Garuda datang dengan optimisme tinggi.
Kondisi Semakin Parah: Cedera Beruntun Hantam Garuda
Petaka makin bertubi-tubi menimpa Indonesia. Kevin Diks harus ditarik keluar karena cedera, disusul Yakob Sayuri yang hanya bermain beberapa menit sebelum menyusul keluar lapangan akibat benturan.
Akibatnya, komposisi tim berubah drastis. Pelatih Patrick Kluivert pun dipaksa memainkan Marselino lebih awal dan melakukan rotasi darurat di beberapa posisi.
Namun, pergantian pemain pun tidak membawa perubahan signifikan. Justru Jepang kian menggila, bahkan mencetak tiga gol tambahan di babak kedua.
Kamada Menggila, Kubo Memporak-porandakan Garuda
Daichi Kamada menjadi bintang malam itu. Pemain Crystal Palace itu mencetak dua gol indah dan menunjukkan kualitas kelas dunia.
Ia mencetak gol pertamanya lewat sundulan akurat, lalu menggandakan lewat aksi solo menakjubkan melewati tiga pemain Indonesia dan menaklukkan Emil Audero.
Takefusa Kubo juga tampil cemerlang. Pemain Real Sociedad itu merusak struktur pertahanan Indonesia berkali-kali, dan golnya pada menit ke-19 menjadi pukulan telak yang mengubah arah permainan.
Lini Belakang Runtuh, Emil Audero Kewalahan
Meski Emil Audero sempat melakukan beberapa penyelamatan gemilang, serangan bertubi-tubi Jepang akhirnya tak terbendung.
Gol keempat hingga keenam datang dalam rentang waktu hanya 25 menit, mempertegas betapa Indonesia kehilangan koordinasi dan stamina.
Catatan Menyakitkan di Akhir Perjalanan
Kekalahan ini membuat Indonesia menutup putaran ketiga Grup C di posisi keempat, dengan 12 poin dari 10 laga (3 menang, 3 imbang, 4 kalah).
Total Garuda mencetak 9 gol dan kebobolan 20 gol sepanjang putaran ini.
Sementara Jepang tampil mengerikan: 30 gol dicetak, hanya kebobolan 3, dan mengakhiri babak ini sebagai juara grup dengan 23 poin.
Ini merupakan kekalahan ketiga Indonesia dari Jepang dalam kurun dua tahun terakhir:
Januari 2024 (Piala Asia): 1-3
November 2024 (Putaran Ketiga): 0-4
Juni 2025 (Putaran Ketiga): 0-6
Tren ini menunjukkan pekerjaan rumah besar bagi Patrick Kluivert dan PSSI jika ingin bersaing di level Asia.
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Jepang
???? Indonesia: Emil Audero (GK), Kevin Diks (Yakob Sayuri 27', Marselino Ferdinan 42'), Mees Hilgers, Justin Hubner, Yance Sayuri, Thom Haye, Joey Pelupessy (Lilipaly 60'), Beckham Putra (Kambuaya 46'), Dean James (Pattynama 59'), Ole Romeny.
Kekalahan memalukan ini seolah menjadi alarm keras bagi sepak bola Indonesia. Akankah Kluivert diberi kepercayaan penuh untuk proyek jangka panjang? Atau akan ada perubahan besar dalam kepelatihan dan strategi tim? ***