Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pantas Saja Travel Creator Melissa Tertarik, Triangle House: Glamping Unik Berbahan Kayu di Kintamani Bali, Nyaman untuk Pendakian Gunung Batur

Putu Resa Kertawedangga • Kamis, 20 Juni 2024 | 22:23 WIB
UNIK: Seorang travel creator bernama Melissa mengungkap bahwa Triangle House merupakan glamping unik dari kayu yang nyaman untuk pendakian Gunung Batur.
UNIK: Seorang travel creator bernama Melissa mengungkap bahwa Triangle House merupakan glamping unik dari kayu yang nyaman untuk pendakian Gunung Batur.

BALIEXPRESS.ID – Berlibur di Kintamani, Bali seakan tak ada habisnya dengan view yang indah.

Bahkan ada segudang tempat menginap atau glamping yang menarik untuk dicoba, salah satunya adalah Triangle House.

Melissa, seorang travel creator, merekomendasikan tempat ini karena dekat dengan Danau Batur dan berada di jalur pendakian Gunung Batur.

Seperti yang dilakukan saat liburan di Kintamani, Bali, sambil mendaki Gunung Batur ia juga mencoba menginap di Triangle House.

Lokasi penginapan ini berada di jalan pendakian Gunung Batur, Kintamani, Bangli.

Lokasinya pun disebutkan dekat dengan Danau Batur, dengan waktu tempuh menuju danau hanya lima menit.

Melalui akun instagramnya @melissadestinationreal, Melissa menuliskan, jika ingin mendaki Gunung Batur, ia menyarankan untuk menginap di salah satu glamping.

Dia memilih menginap di Triangle House, tempat berkemah dengan gubuk kayu kecil yang terletak di tengah hutan.

Perkemahan ini terletak tepat di awal perjalanan dan hanya 5 menit berjalan kaki ke danau.

“Namun bagian terbaiknya adalah, memiliki mata air alami sendiri!!! Kembali dari pendakian dengan nyeri otot dan masuk ke kolam air hangat sambil menikmati minuman adalah kesempurnaan,” ujarnya.

Selain itu ia juga menuliskan, kawasan Kintamani sangat unik dan berbeda dengan daerah lain di Bali.

Sehingga bermalam di lokasi ini akan dapat melihat wajah Bali yang benar-benar berbeda.

Jumlah wisatawan di sini juga sangat sedikit, karena kebanyakan orang datang dalam tur sehari dari tempat-tempat populer lainnya.

Dia sendiri mengunjungi Kintamani hanya untuk melakukan pendakian.

“Ini berarti Anda memiliki pemandangan indah ini untuk Anda sendiri, sebelum dan sesudah para pelancong pergi,” ucapnya.

Danau dan sekitarnya, penuh dengan mata air alami dari gunung berapi.

Jadi para pengunjung dapat memanfaatkan waktu ini untuk melepas penat dan bersantai

Pihaknya juga menyatakan, ada banyak pilihan berkemah dan glamping di area ini. 

Bangun pagi sambil menikmati pemandangan danau yang indah sungguh tak ternilai harganya.

Namun Melissa juga menuliskan, wisatawan tidak perlu bangun terlalu pagi pada hari pendakian.

Sebab sebagian besar akomodasi berada tepat di tempat pendakian dimulai.

 “Percayalah, Anda ingin tidur malam yang nyenyak sebelum pendakian itu,” ucapnya.

Editor : Nyoman Suarna
#bali #Melissa #Kintamani #pendakian #Triangle House #Travel Creator #glamping #gunung batur #kayu