Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penglipuran Village Festival Kembali Digelar, Joged Bumbung Kolosal Memukau Pengunjung

I Made Mertawan • Jumat, 5 Juli 2024 | 16:02 WIB
Pementasan joged bumbung kolosal meriahkan pembukaan Penglipuran Village Festival, Kamis (4/7/2024).
Pementasan joged bumbung kolosal meriahkan pembukaan Penglipuran Village Festival, Kamis (4/7/2024).

BALIEXPRESS.ID- Penglipuran Village Festival (Festival Desa Penglipuran) kembali digelar untuk ke-11 kalinya.

Untuk tahun ini, Penglipuran Village Festival secara resmi dibuka pada Kamis (4/7/2024).

Festival yang dijadwalkan berlangsung empat hari ini dibuka dengan kemeriahan joged bumbung kolosal yang dibawakan oleh seratusan penari di sepanjang jalan Desa Adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, Bali.

Pembukaan festival dipusatkan di Jaba Pura Desa Penglipuran dan diawali dengan tarian maskot Desa Adat Penglipuran.

Kemudian dilanjutkan parade budaya tempo dulu dan parade barong nglawang. Pentas seni ini menarik perhatian ribuan pengunjung.

Klian Adat Penglipuran I Wayan Budiarta mengatakan, Penglipuran Village Festival tahun ini mengangkat tema "Pertiwi", yang bermakna sebagai penghormatan kepada ibu pertiwi.

Festival ini sebagai sarana promosi desa, memberikan hiburan bagi pengunjung dan masyarakat.

Selain itu dalam rangka menjaga keberlanjutan desa dalam aspek lingkungan, budaya, dan ekonomi.

Festival ini juga menjadi wadah kreativitas dan momen syukuran bagi masyarakat Penglipuran atas keberadaan pariwisata.

"Kami berharap ke depan kolaborasi dari semua pihak untuk mendukung berkembangnya desa wisata, tidak hanya Penglipuran saja tapi desa wisata lainnya juga perlu didukung," kata Budiarta.

Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar yang hadir pada kesempatan itu mengatakan bahwa Penglipuran Village Festival merupakan salah satu dari sekian event pariwisata yang menjadi kegiatan unggulan pariwisata Kabupaten Bangli.

Katanya, festival ini sudah dilaksanakan secara rutin setiap tahun sejak 2013.

Dalam pelaksanaannya, festival tersebut selalu melibatkan masyarakat lokal yang berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan pariwisata.

Festival ini diharapkan berimbas terhadap length of stay dan spending money wisatawan yang berkunjung ke Penglipuran. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #festival #joged bumbung #bangli #Penglipuran