Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Monyet Jinak! Ini yang Menjadikan DTW Alas Pala Sangeh Primadona Wisatawan

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 8 Oktober 2024 | 22:51 WIB

PRIMADONA: Suasana DTW Alas Pala Sangeh yang menjadi primadona bagi wisatawan.
PRIMADONA: Suasana DTW Alas Pala Sangeh yang menjadi primadona bagi wisatawan.

BALIEXPRESS.ID - Salah satu Daya Tarik Wisata (DTW) di Kabupaten Badung, adalah Alas Pala yang berada di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal.

Obyek wisata yang memiliki satwa endemik seperti monyet ekor panjang ini pun masih menjadi primadona bagi wisatawan.

Hal ini lantaran satwa monyet tersebut tidak agresif kepada wisawatan atau dapat dikatakan jinak, sebab tidak ada barang milik wisatawan yang diambil secara paksa.

Baca Juga: SADIS! Kronologi Penganiayaan Brutal di Mess Garmen Denpasar, Terungkap: Kepala Korban Dipalu dan Ditendang

Bahkan saat Hari Umanis Galungan dan Umanis Kuningan, kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara melebihi dua kali lipat dari biasanya.

Ketua Pengelola DTW Alas Pala Sangeh, Ida Bagus Gede Pujawan mengatakan, peningkatan kunjungan wisatawan terlihat pada Hari Umanis Galungan.

Bahkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dapat dikatakan melebihi dua kali lipat dari hari biasa.

Baca Juga: Dianiaya Mantan Rekan Kerja, Tiga Korban Alami Luka Serius di Mess Garmen Denpasar

“Kunjungan terbanyak ada di wisatawan domestik atau lokal, tapi mancanegara ada juga yang berkunjung,” ujar Pujawan saat dikonfirmasi Selasa (8/10).

Bahkan kunjungan wisatawan kembali meningkat saat Hari Umanis Galungan.

Jumlah kunjungan terbanyak pun masih didominasi oleh wisatawan domestik dan lokal Bali.

Baca Juga: Serempetan Motor di Jalan, Pria Malaka Aniaya Pengendara di Kesiman, Setelah Obati Korban Dipukul Lagi

“Untuk wisatawan domestik ada sebanyak 699 orang, anak-anak 113, dewasa 586. Kemudian wisatawan mancanegara sebanyak 549 orang, yaitu anak-anak 14 orang, dewasa 535 orang,” ungkapnya.

Sedangkan saat Umanis Galungan, kunjugan wisatawan disebutkan mencapai 1.888 orang sehari.

Kunjungan tetntunya didominasi wisatawan domestik sebanyak 261 anak-anak dan 1.137 dewasa.

Untuk wisatawan domestik, yaitu 8 anak-anak dan 482 dewasa.

“Bisa dikatakan 100 persen meningkat kunjungan wisatawan atau lebih dari dua kali lipat,” ucapnya.

Pujawan menyebutkan, DTW Alas Pala Sangeh memiliki keunikan tersendiri dibandingkan obyek wisata lainnya.

Sebab di hutan tersebut terdapat pohon pala yang berumur ratusan tahun.

Sehingga memberikan suasana yang berbeda saat berkunjung ke obyek wisata tersebut.

“Hutan yang luas, suasana natural, dan jenis pohon merupakan keunikan-keunikan obyek wisata Alas Pala,” terang Ketua Desa Wisata Sangeh tersebut.

Selain itu yang terpenting adalah, monyet yang hidup di Alas Pala tidak pernah mencuri barang milik pengunjung.

Hal ini lantaran satwa tersebut hanya sibuk mencari makanan.

“Tidak pernah, barang tamu aman. Monyet hanya fokus pada kacang,” jelasnya.

Untuk diketahu, tiket masuk ke DTW Alas Pala Sangeh, untuk wisatawan kanca negara di hari biasa dikenakan Rp 30 ribu per satu orang dewasa. Anak-anak Rp 15 ribu per satu orang.

Kemudian wisatawan domestik hanya dikenakan tiket masuk Rp 15 ribu untuk dewasan dan Rp 5 ribu untuk anak-anak.

Namun jika membeli paket monkey feeding akan dikenakan biaya Rp 78 ribu, paket monkey feeding dan fish feeding Rp 100 ribu. Kedua paket wisata ini sudah termasuk tiket masuk. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#Kabupaten Badung #monyet #Alas Pala Sangeh #DTW #abiansemal