Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dinas Pariwisata Bangli Finalisasi Kerja Sama Lima DTW, Potensi Pendapatan Bertambah Rp10 M

I Made Mertawan • Kamis, 7 Mei 2026 | 06:40 WIB
Air Terjun Tukad Cepung. (Ist)
Air Terjun Tukad Cepung. (Ist)

BALIEXPRESS.ID – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli menjalin komunikasi intensif dengan lima pengelola daya tarik wisata (DTW).

Targetnya, kelima DTW tersebut dapat resmi bekerja sama dengan pemerintah pada tahun ini.

Kepala Dinas Parbud Bangli, I Wayan Dirga Yusa, menyebutkan lima DTW dimaksud, yakni Air Terjun Tibumana, Air Terjun Tukad Cepung, Air Terjun Goa Rajo, Desa Wisata Undisan, serta jalur pendakian Abang Erawang di Kintamani.

Baca Juga: Coret Bendera Merah Putih di Jembrana, Dua Pemuda Denpasar Dituntut 6 Bulan Penjara

Ia mengatakan, rencana kerja sama itu telah direspons positif oleh para pengelola. Saat ini, prosesnya tinggal penyempurnaan sebelum penandatanganan. 

"Target kami tahun ini sudah deal," tegas Dirga saat ditemui pada Rabu (6/5/2026).

Dirga menambahkan, selain lima destinasi tersebut, masih banyak DTW lain di Bangli yang berkembang dan berpotensi untuk diajak bekerja sama.

Baca Juga: Peduli kepada Sesama, KSE Unud Gelar Aksi Donor Darah

Namun, pemerintah tetap mempertimbangkan kemampuan, karena sebelum kerja sama perlu perencanaan matang. “Kenapa tahun ini dipilih lima itu? Murni karena kemampuan kami,” jelasnya.

Pejabat asal Desa Demulih, Kecamatan Susut, ini menyebutkan, sebagai tahap awal, porsi bagi hasil untuk pengelola kisaran 60–80 persen.

Baca Juga: HUT ke-34 LPD Desa Adat Kerobokan: Usung Semangat "Satya Laksana", Perkuat Ekonomi Berbasis Kejujuran

Porsi lebih besar diberikan kepada pengelola karena kontribusi pemerintah pada tahap awal masih terbatas. 

"Sampai tahun ketiga, kami arahkan mereka mendapat porsi lebih besar karena kontribusi pemerintah belum banyak," ujarnya.

Meski porsi pemerintah lebih kecil, Dirga memproyeksikan adanya tambahan retribusi ke PAD sekitar Rp8–10 miliar per tahun.

Proyeksi itu dihitung dari rata-rata kunjungan 200–300 orang per hari di masing-masing DTW yang sebagai besar adalah wisatawan asing.

Namun terlepas dari pendapatan itu, Dirga juga menghitung ada belanja pemerintah yang meningkat. 

"Kewajiban pemerintah bertambah, misalnya perbaikan jalan menuju DTW," ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini Pemkab Bangli telah mengelola lima DTW, yaitu DTW Pura Penulisan, DTW Kintamani, serta kerja sama pengelolaan Desa Wisata Terunyan, Desa Wisata Penglipuran, dan Pura Kehen. Pada 2025, pendapatan retribusi dari sektor ini mencapai Rp42 miliar. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bangli #air terjun tibumana #Air Terjun Tukad Cepung