Kelian Adat Silakarang, I Ketut Martono, menjelaskan bahwa lomba melukis TK/Paud se-Kecamatan Sukawati itu digelar rangka promosi Pasar Rakyat Silakarang yang baru diresmikan oleh Bupati Gianyar sekitar dua bulan yang lalu. “Sehingga agar lebih dikenal oleh banyak orang, kita gelar lomba mewarnai ini. Sekaligus menarik minat ibu-ibu untuk belanja ke pasar Silakarang," paparnya Senin (30/5).
Menurutnya, kunjungan Pasar Silakarang saat ini sudah mulai meningkat dibandingkan saat pertama kali dibuka. Bahkan kini semua lapak sudah terisi. “Tetapi tetap harus dimaksimalkan lagi. Memang semua lapak sudah laku dan sudah terisi. Kunjungan paginya sudah cukup ramai karena pedagang pindahan dari pasar lama,” imbuhnya.
Ditambahkannya jika yang juga harus dimaksimalkan adalah pasar malamnya. Sebab pasar paginya sudah berjalan seperti biasanya. Ia menyebutkan jika Pasar Silakarang memiliki 152 lapak, dan 50 blok pasar malam. "Induk pagi 152 lapak basah dan kering pasar malam 50 blok,” tandas Martono.
Sebelum diresmikan dengan kondisinya saat ini, Pasar Silakarang sempat mangkrak di tahun 2018 silam lantaran permasalahan dengan kontraktor. Dimana kondisi pasar yang ada dibawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar, ketika itu kondisinya cukup memprihatinkan yakni ditumbuhi semak dan pepohonan. Kini setelah direhabilitasi, dan diresmikan di tahun 2022, pengelolaannya pun diberikan penuhnya ke Desa Adat Silakarang. Editor : I Dewa Gede Rastana