Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penanganan DPT Jebol di Bangli Belum Maksimal, Pemerintah Terkendala Anggaran

I Made Mertawan • Sabtu, 13 Desember 2025 | 14:35 WIB
Bahu jalan ambles di Banjar Kembang Merta, Desa Penglumbaran dipasangi police line.
Bahu jalan ambles di Banjar Kembang Merta, Desa Penglumbaran dipasangi police line.

BALIEXPRESS.ID – Sejumlah dinding penahan tanah (DPT) di berbagai ruas jalan di Kabupaten Bangli mengalami kerusakan atau jebol.

Hingga kini belum seluruhnya dapat ditangani oleh pemerintah setempat. Masyarakat pun diminta untuk bersabar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Bangli, I Ketut Susila, mengatakan kerusakan DPT terjadi di empat kecamatan.

Di Kecamatan Kintamani, misalnya, kerusakan terdapat pada ruas jalan Kayukapas–Belancan.

Di Kecamatan Tembuku, kerusakan terletak pada ruas Jehem–Bumbungan serta Bangbang–Penaga Landih.

Sementara itu, di Kecamatan Bangli, DPT jebol ditemukan di Dusun Sidawa, Guliang Kangin, dan Petak.

Kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Susut, antara lain di jalur Juwuk Bali, Penglumbaran, Kembang Merta, dan beberapa titik lainnya. Seluruh kerusakan akibat hujan deras.

Susila menjelaskan bahwa anggaran menjadi kendala utama melakukan perbaikan dengan cepat.

Meski beberapa titik hanya membutuhkan biaya perbaikan puluhan juta rupiah, penanganannya belum dapat dilakukan segera karena anggaran rutin tahun ini, yang mencapai Rp4 miliar, sudah menipis. Pemerintah mempertimbangkan skala prioritas.

"Untuk kerusakan DPT yang membutuhkan anggaran besar hingga miliaran rupiah, kami sudah menyiapkan rancangan perbaikan untuk tahun 2026," ujar Susila ditemui pada Jumat (12/12/2025).

Sebagai langkah awal, pihaknya telah melakukan penanganan darurat, antara lain memasang rambu peringatan serta melakukan antisipasi agar kerusakan tidak meluas.

Hal ini mengingat cuaca ekstrem akhir-akhir ini berpotensi memperparah kondisi DPT.

Meski terdapat kerusakan, pejabat asal Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku ini menegaskan bahwa ruas jalan di titik-titik tersebut masih dapat dilalui.

Namun masyarakat diimbau tetap berhati-hati. Secara umum, masih tersedia jalur alternatif.

"Mudah-mudahan hujan belakangan ini tidak memperparah kerusakan," pungkasnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bencana #dpt #bangli