Dalam sambutannya, Ny Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan bahwa gerakan ini bertujuan memberdayakan dan mensejahterakan keluarga sesuai dengan misi gerakan PKK. Baik melalui kegiatan organisasi maupun pelaksanaan program-program yang ada. “Sebagai mitra kerja pemerintah kita harus bisa menjadi pelopor dan pembaharuan pola pemberdayaan keluarga yang bertumpu pada penggerakan peran serta masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan,” ungkapnya.
Terlebih para kader PKK merupakan kader pembangunan dan menjadi motivator dalam menyampaikan pesan pembangunan, menggerakkan dan melaksanakan 10 program pokok PKK. Dimana di era digitalisasi seperti sekarang yang menitikberatkan pada otomatisasi serta kolaborasi dengan teknologi. SIM PKK sendiri dapat mempermudah dalam mengkondisikan, mengadministrasikan serta mengelola data program kelembagaan gerakan PKK. “Mudah-mudahan dengan launching SIM PKK pada tanggal 27 nanti, Kabupaten Gianyar dibantu kader PKK. Ibu-ibu sudah diberikan bimbingan dan pelatihan, bagaimana cara menginput, bagaimana mengakses SIM PKK ini di masing-masing desa, kecamatan dan kabupaten,” lanjutnya.
Dijelaskannya bahwa terwujudnya aplikasi ini, tidak terlepas dari dukungan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gianyar dalam mewujudkan aplikasi yang akan dipergunakan sebagai pangkalan data bagi TP. PKK Kabupaten Gianyar dalam mendukung pengambil kebijakan maupun arah pembangunan kedepannya. “Terima kasih, karena terwujudnya SIM PKK ini berkat beliau juga, Bapak Kadis Kominfo, dalam membantu PKK untuk membuat aplikasi ini,” sebutnya.
Pihaknya pun berharap dengan adanya pelatihan ini, para peserta yang mengikuti kegiatan ini agar dapat memahami dan nantinya dapat mengaktualisasikannya ke 10 program pokok PKK. Bahkan untuk memastikan jaminan sosial bagi para kader PKK, juga diberikan pembekalan tentang jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Bali Gianyar, Pandu Aria.“Dengan adanya Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK diharapkan data yang valid, dengan data yang valid pembangunan akan tepat sasaran,” pungkasnya. (ras)
Editor : I Dewa Gede Rastana