Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diduga Amburadul, PDIP Bali Soroti SIREKAP KPU RI yang Bermasalah

Putu Agus Adegrantika • Senin, 19 Februari 2024 | 03:00 WIB
Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Koster.
Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Koster.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Sejak penghitungan suara pasca pencoblosan pada Pemilu 14 Pebruari 2024, aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (SIREKAP) KPU RI diduga bermasalah.

 

Hal ini terlihat setelah dilakukan pengecekan data Calon Partai Politik untuk DPR RI oleh DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

 

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, dalam keterangan persnya, Minggu (18/2) menyatakan bahwa jumlah suara sah Partai Politik dan Calon, ternyata semuanya tidak sesuai. Bahkan dia terdapat selisih cukup besar yang merugikan Partai Politik.

 

 

"Sebagai contoh, untuk Partai Gerindra terdapat selisih sebanyak 25.965 suara. Kemudian PDI Perjuangan terdapat selisih sebanyak 17.645 suara, selanjutnya Partai Golkar terdapat selisih sebanyak 29.643 suara," jelasnya dalam keterangan pers tersebut.

 

 

Pengecekan dilakukan pada tanggal 17 Pebruari 2024, Pukul 20.30 WITA, dimana pada saat input data ke Aplikasi SIREKAP baru mencapai 39,41% untuk DPR RI Dapil Bali. "Karena itu, penggunaan Aplikasi SIREKAP KPU RI harus dihentikan, karena bermasalah, dan akan menimbulkan kisruh, mengakibatkan masyarakat tidak akan percaya dengan hasil penghitungan KPU RI," tegas Koster.

 

 

Dia menegaskan Aplikasi SIREKAP KPU RI harus dilakukan audit teknologi informasi yang mencakup tata kelola hardware (perangkat keras). Seperti software dan jaringan komputer serta audit software (perangkat lunak). 

 

 

Dia melanjutkan seperti algoritma penghitungan jumlah suara sah partai politik dan calon dari partai politik yang bersumber dari suara partai politik ditambah suara seluruh calon dari partai politik. "Perbaikan harus segera dilakukan untuk menghasilkan output sistem SIREKAP yang kredibel," ujar Wayan Koster yang merupakan ahli matematika jebolan ITB ini. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #wayan koster #amburadul #pdip #Sirekap #kpu ri #bermasalah