Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Menhub Putuskan STIP Tak Terima Mahasiswa Baru Tahun Ini, Buntut Taruna Asal Klungkung Bali Tewas di Tangan Senior

I Made Mertawan • Kamis, 9 Mei 2024 | 22:17 WIB
TEGAS : Menhub RI Budi Karya Sumadi saat melayat ke kediaman almarhum Putu Satria Ananta Rustika.
TEGAS : Menhub RI Budi Karya Sumadi saat melayat ke kediaman almarhum Putu Satria Ananta Rustika.

SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Kasus tewasnya Putu Satria Ananta Rustika, taruna STIP Marunda Jakarta asal Banjar Bandung, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, berbuntut panjang.

Kematian remaja berusia 19 tahun di tangan seniornya di kampus tersebut berimbas terhadap STIP.

Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi memutuskan melakukan moratorium, di mana STIP tidak akan menerima siswa satu angkatan.

Hal tersebut dilakukan untuk memutus tradisi buruk senior STIP kepada juniornya.  

Tak hanya itu, ke depan,  kementerian hanya akan menyediakan fasilitas asrama untuk taruna tingkat 1 saja.

Taruna tingkat 2 akan kos di sekitar kampus. Orang tua para taruna akan terlibat mengasuh anaknya selaku komite, sehingga proses evaluasi dan koreksi bisa terjadi bersamaan.

“Upaya itu akan mengubah mahasiswa STIP yang sedang menuntut pendidikan untuk memberikan masa depan dengan suatu kompetensi dan kapabilitas yang humanis,” kata  Budi Karya saat melayat ke rumah duka, Putu Satria, Kamis, 9 Mei 2024.

“Tidak hanya di STIP, tapi di 32 universitas lain. Harapan Kemenhub mahasiswa ini akan menjadi anak muda kompeten yang bisa melakukan tanggung jawab sebagai insan perhubungan yang menyatukan Indonesia,” lanjutnya.

Langkah lain yang dilakukan Kemenhubu pascakejadian ini adalah menghilangkan atribut yang membedakan senior dengan junior.  Itu akan dilakukan pekan depan.

Tidak menutup kemungkinan, aturan berpakaian akan diubah, yaitu tidak setiap hari taruna menggunakan seragam dinas.

“Mungkin Senin seragam dinas, Selasa putih, saat libur bebas,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Putu Satria tewas dianiaya seniornya di STIP pada Jumat, 3 Mei 2024.

Sejauh ini, Polres Metro Jakarta Utara yang menangani kasus ini sudah menetapkan empat orang tersangka. Mereka merupakan senior tingkat II di STIP. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #budi karya sumadi #menhub #klungkung #stip