Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Baliho SATRIYA Kembali Dirusak, Ini Dugaan Tim Relawan

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 26 September 2024 | 22:48 WIB
Baliho paket SATRIYA yang diduga dirusak oknum tak bertanggungjawab di Payungan, Desa Selat.
Baliho paket SATRIYA yang diduga dirusak oknum tak bertanggungjawab di Payungan, Desa Selat.

BALIEXPRESS.ID - Lagi-lagi tim relawan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung, paket SATRIYA (I Made Satria dan Tjokorda Gde Surya Putra) mendapatkan berita kurang sedap.

Bagaimana tidak, jumlah baliho dukungan yang kondisinya rusak semakin banyak. Setelah sebelumnya sebuah baliho di Desa Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, diduga dirusak oknum tidak bertanggungjawab.

Kini baliho yang kondisinya rusak kembali bertambah.

Koordinator Relawan Satriya, I Kadek Dwioka Harthawan mengatakan kembali terjadi pengrusakan baliho SATRIYA yang dipasang oleh tim relawan.

"Ini sudah kesekian kalinya. Pertama di Tohpati-Banjarangkan, kemudian di Sema Agung saat Penampahan Galungan. Sebelumnya juga ada di perbatasan Kamasan dengan Tangkas," ungkapnya Kamis (26/9/2024).

Sedangkan kali ini dua buah baliho di Payungan, Desa Selat, Klungkung, kembali ditemukan dalam kondisi rusak.

"Dan ini langsung ditemukan oleh paslon Pak Made satria dan Ketua Tim Pemenangan Pak Suwirta saat melayat Kamis siang," paparnya.

Menurutnya ada oknum yang sengaja ingin memperkeruh situasi dan mencoreng kedamaian Pilkada di Klungkung. Diduga oknum itu sengajak ingin membenturkan paslon dengan masyarakat di lokasi. Sebab di lokasi itu ada banyak baliho namun anehnya hanya baliho paket SATRIYA yang rusak," bebernya.

Maka dari itu pihaknya pun berniat akan melaporkan peristiwa itu ke Bawaslu Klungkung. "Yang rusak akan diperbaiki langsung oleh tim yang memasang," tandasnya.

Baca Juga: Saloka Theme Park, Taman Rekreasi Internasional dengan 25 Wahana di Semarang  

Sementara Komisioner Bawaslu Klungkung Sang Ayu Mudiasih mengatakan bahwa masa kampanye memang telah dimulai. Namun karena Rabu (25/9/2024) merupakan hari raya Galungan maka kampanye dilakukan Kamis (26/9/2024) dan belum ada laporan pelanggaran Pilkada yang masuk.

"Jika ada laporan kami terima dan segera tindak lanjuti sesuai prosedurnya," ungkapnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bupati #bawaslu #Baliho #dirusak #Satriya #oknum #relawan