Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ditinggal Mandi, Bayi 4 Tahun di Karangasem Masuk Gorong-Gorong: Kok Bisa?

I Wayan Adi Prabawa • Selasa, 21 Januari 2025 | 22:56 WIB
BAYI: Balita bernama Khuz dilarikan ke rumah sakit setelah ditemukan di dalam gorong-gorong, Senin (20/1).
BAYI: Balita bernama Khuz dilarikan ke rumah sakit setelah ditemukan di dalam gorong-gorong, Senin (20/1).

BALIEXPRESS.ID – Seorang bayi berusia 4 tahun berinisial Khuz dari Lingkungan Telaga Mas, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, terjatuh ke dalam gorong-gorong selokan dekat rumahnya pada Senin (20/1) malam.

Beruntung, putra dari Dedi Rahman itu ditemukan dalam keadaan selamat.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Saat kejadian, Khuz sedang bermain hujan bersama ayahnya.

Karena intensitas hujan yang semakin tinggi, Dedi meminta anaknya untuk masuk ke rumah lebih dahulu.

Tidak lama setelah itu, Khuz dimandikan dan sempat bermain di dalam rumah.

Ketika Dedi hendak mandi, ia sempat mencari keberadaan anaknya, yang disebut masih berada di dalam rumah. Namun, Khuz tidak ditemukan.

Merasa khawatir, Dedi memanggil-manggil anaknya, tetapi tidak ada jawaban.

Ia pun mulai merasa firasat buruk bahwa anaknya mungkin terjatuh ke dalam gorong-gorong di depan rumah.

Dia minta tolong warga sekitarnya untuk membantu mencari bayi tersebut.

Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana, membenarkan kejadian tersebut.

Dikonfirmasi pada Selasa (21/1), ia menjelaskan bahwa warga berhasil menemukan korban setelah mendengar suara teriakan dari dalam gorong-gorong.

"Korban ditemukan dalam kondisi selamat, namun menggigil. Warga langsung mengevakuasi korban dari gorong-gorong," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan dokter, kadar oksigen Khuz terpantau baik meskipun berada cukup lama di dalam gorong-gorong. Namun, ia mengalami luka ringan di tangannya akibat bergelantungan terlalu lama. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#gorong-gorong #bayi #karangasem