Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diduga Terkait Trek-trekkan, Kecelakaan di PKB Akibatkan Seorang Remaja Meninggal Dunia

I Dewa Gede Rastana • Senin, 3 Maret 2025 | 21:52 WIB
NAHAS : Sepeda motor korban usai ditabrak dalam kecelakaan maut di PKB, Klungkung.
NAHAS : Sepeda motor korban usai ditabrak dalam kecelakaan maut di PKB, Klungkung.

BALIEXPRESS.ID - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Proyek Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Minggu (2/3/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.

Insiden ini melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan satu korban meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RSUD Klungkung.


Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari kepolisian, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK 5487 MI yang dikendarai Ngakan Gede Darma Kusum, 18, seorang pelajar asal Dusun Anjingan, Desa Getakan, Banjarangkan, Klungkung, melaju dari arah timur ke barat. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan yang dikendarainya ditabrak dari belakang oleh sepeda motor lain yang belum diketahui identitasnya.


Akibat benturan tersebut, Ngakan Gede Darma Kusuma mengalami luka lecet di bagian kepala. Sementara itu, penumpang yang diboncengnya, I Komang PWP, 15, yang juga berasal dari Desa Getakan, mengalami luka di kepala, kaki, dan paha. Keduanya segera dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapat perawatan medis. Namun nahas korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.


Kasi Humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono membenarkan perihal peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut. Menurutnya setelah menerima laporan, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk mengamankan lokasi kejadian, mencatat keterangan saksi, mengatur lalu lintas di sekitar TKP, serta mengamankan barang bukti ke Mapolres Klungkung.

“Namun identitas kendaraan yang menabrak korban masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya Senin (3/3/2025).


Sementara itu ditambahkan oleh Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Untung Laksono, pihaknya mengindikasikan jika saat itu ada aksi balap liar atau trek-trekan di lokasi tersebut. Entah korban hanya menonton atau ikut trek-trekkan tersebut. “Indikasi ada trek-trekkan,” ujarnya.


Sehingga pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

“Sesaat setelah kejadian ketika polisi sampai di TKP, sudah kabur semua, tidak ada siapa-siapa, hanya ada orang jualan. Dan kejadiannya setelah mobil patrol Lantas Polres Klungkung melintas, sekitar 30 menitan mereka gas (mulai trek-trekkan),” tandasnya.

 


Sebelumnya diberitakan jika ruas jalan di kawasan PKB kerap kali dijadikan lokasi untuk trek-trekkan khususnya pada malam hari. Pihak terkait pun beberapa telah melakukan sidak ke lokasi namun nampaknya aksi tersebut sangat sulit ditertibkan. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#balap liar #kecelakaan #remaja #Trek-trekkan #pkb #meninggal dunia