SINGARAJA, BALI EXPRESS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk meningkatkan kualitas hunian warga kembali dibuktikan. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra turun langsung ke lapangan untuk memastikan kelayakan calon penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di dua wilayah, yakni Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, dan Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Kamis (19/6).
Bupati Sutjidra meninjau langsung sejumlah rumah warga yang telah diusulkan untuk menerima bantuan bedah rumah tahun anggaran 2025. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan diberikan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Hari ini kami lakukan pengecekan secara acak di beberapa lokasi. Dari hasil pengecekan, saya pastikan rumah-rumah tersebut memang benar-benar tidak layak huni dan layak untuk mendapatkan bantuan,” ujar Bupati Sutjidra di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, tahun ini sebanyak 511 unit rumah di seluruh Kabupaten Buleleng telah ditetapkan sebagai penerima bantuan RTLH. Setiap unit akan mendapatkan alokasi dana sebesar Rp20 juta yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah. Bantuan tersebut ditujukan untuk memperbaiki kondisi rumah agar layak dan aman untuk ditempati.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu. Saya sudah instruksikan Dinas Perkimta untuk segera memproses bantuan tersebut, agar pelaksanaannya tidak tertunda,” tegas Sutjidra.
Baca Juga: Konservasi Laut di Tejakula, Supriatna Ikut Menyelam Tanam Terumbu Karang
Selain meninjau rumah-rumah warga, Bupati Sutjidra bersama jajaran juga menyerahkan bantuan sembako secara langsung kepada calon penerima bantuan bedah rumah. Bantuan sembako ini diberikan sebagai bentuk dukungan awal kepada warga sembari menunggu proses bantuan perbaikan rumah berjalan.
Program bedah rumah ini diharapkan tak hanya memperbaiki kondisi fisik hunian, namun juga meningkatkan taraf hidup dan kesehatan warga. Pemerintah Kabupaten Buleleng menargetkan seluruh usulan bantuan RTLH yang masuk dapat dituntaskan secara bertahap hingga tahun depan.
“Kami akan terus kawal dan pastikan bahwa semua warga yang layak akan mendapat bantuan. Ini bagian dari upaya kami untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Buleleng,” tutup Bupati Sutjidra. ***
Editor : Dian Suryantini