Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jembrana Lumpuh Diterjang Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Mengungsi!

I Gde Riantory Warmadewa • Senin, 7 Juli 2025 | 13:29 WIB

Salah satu titik banjir di Kabupaten Jembrana
Salah satu titik banjir di Kabupaten Jembrana

BALIEXPRESS.ID – Hujan deras tanpa henti selama lebih dari tiga jam pada Minggu (6/7) siang telah memicu bencana banjir besar di sejumlah wilayah Jembrana.

Luapan Tukad Ijogading dan Tukad Remojo menyebabkan ratusan rumah terendam dan melumpuhkan aktivitas warga, khususnya di Kecamatan Negara.  

Kota Negara Ditelan Banjir Setinggi Dada

Salah satu titik terparah adalah Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung. Kawasan perumahan di dataran rendah sisi barat Tukad Ijogading ini sempat terendam hingga setinggi dada orang dewasa.

Sedikitnya delapan keluarga terpaksa mengungsi secara mandiri untuk menyelamatkan diri dari keganasan air.

"Air naik sangat cepat. Kami hanya sempat menyelamatkan barang-barang penting," ujar seorang warga yang terdampak, menggambarkan betapa cepatnya musibah ini terjadi.

Luapan air juga tak pandang bulu, merambah Banjar Adat Tinusan, Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, bahkan merendam area tempat suci milik warga.

Di Lingkungan Terusan, Lelateng, empat keluarga yang tinggal di tepi sungai kembali jadi korban, dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Tak hanya di barat, kawasan timur Tukad Ijogading juga merasakan dampaknya.

Sekitar 20 rumah di Kelurahan Loloan Timur terendam, sementara di Pendem, luapan air meluber ke permukiman di dataran rendah.  

Dampak Meluas Hingga Fasilitas Publik dan Jalan Nasional

Tukad Remojo pun tak kalah ganas. Airnya meluap hingga kawasan permukiman timur Bendung Kaliakah, membuat Jalan Seda Malam tergenang.

Bahkan, dampaknya meluas hingga ke ruas Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di sisi utara Jalan Udayana, Negara.

Ratusan rumah di Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, ikut terendam.

Ironisnya, di Tempek IV Banjar Adat Peken, banjir juga menerjang fasilitas publik vital seperti Puskesmas Pembantu Lelateng, TK Negeri Negara, dan dapur makan siang gratis (SPPG), menyebabkan aktivitas warga lumpuh total.

Peringatan Bupati: Waspada Banjir Susulan!

Camat Negara, I Gede Waryana Prabawa, membenarkan kejadian ini dan menyatakan kekhawatirannya jika hujan deras kembali turun.

"Kalau hujan turun lagi, besar kemungkinan air kembali naik. Kami imbau warga tetap waspada," tegasnya.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, langsung meninjau lokasi banjir di Lingkungan Kebon, Baler Bale Agung. Beliau meminta jajaran kecamatan dan kelurahan untuk bersiaga penuh.

"Kalau hujan deras dan debit air naik lagi, segera evakuasi warga. Kalau evakuasi mandiri tidak memungkinkan, tenda darurat harus segera dibangun," perintahnya.

Hingga Minggu malam, BPBD Jembrana terus memantau dan mendata dampak banjir.

Warga diminta tetap siaga dan tidak beraktivitas di sekitar sungai selama curah hujan tinggi. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#banjir #jembrana