Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pasca Demo Anarkis, PHRI Badung Harapkan Situasi Damai dan Kondusif

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 2 September 2025 | 01:26 WIB

Ketua PHRI Badung, I Gusti Agung Rai Suryawijaya.
Ketua PHRI Badung, I Gusti Agung Rai Suryawijaya.

BALIEXPRESS.ID - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung sangat mengharapkan seluruh pihak tetap mengjaga situasi agar damai dan kondusif.

Hal ini diharapkan pasca adanya demo anarkis yang berlangsung di Bali.

Apalagi Bali dan khususnya Kabupaten Badung sangat bergantung dengan pariwisata.

Baca Juga: Disdikpora Karangasem Dorong Sekolah Kelola Sampah Lewat Teba Modern

Ketua PHRI Badung, I Gusti Agung Rai Suryawijaya mengaku, prihatin atas dinamika yang belakangan terjadi di tengah masyarakat.

Ia menekankan pentingnya menjaga situasi tetap damai dan kondusif, demi keberlangsungan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Bali.

“Kami memahami adanya kekecewaan dari masyarakat terhadap sejumlah kebijakan. Namun, mari kita semua menahan diri dan tidak terprovokasi agar situasi tetap terkendali," ujar Rai Suryawijaya, Senin (1/9).

Baca Juga: Pengembangan Energi Baru Terbarukan Dorong Investasi dan Ciptakan Lapangan Kerja

Pihaknya menyebutkan, pariwisata merupakan sektor vital bagi Bali, bahkan menjadi lokomotif penggerak ekonomi yang menghidupi jutaan masyarakat.

Ia juga mengingatkan situasi yang tidak kondusif dapat berdampak pada persepsi wisatawan mancanegara maupun kebijakan negara lain terhadap kunjungan ke Indonesia, termasuk potensi dikeluarkannya travel warning.

Untuk itu, semua pihak perlu bersatu menjaga keamanan dan kenyamanan Bali.

Baca Juga: Pemerintah dan Swasta Perkuat Perang Melawan Judi Daring di Indonesia

“Travel warning merupakan langlah yang wajar dari negara-negara lain, tapi itu bukan larangan bepergian (travel ban). Itu sifatnya imbauan pemberitahuan agar warga negara terkait agar lebih berhati-hati,” ungkap pria yang juga Wakil Ketua PHRI Bali tersebut.

Rai Suryawijaya menambahkan, saat ini kunjungan wisatawan ke Bali menunjukkan tren positif.

Pada Agustus 2025, tercatat 4,6 juta wisatawan berkunjung.

Pihaknya optimis target 6,5 juta wisatawan hingga akhir tahun akan tercapai, asalkan situasi tetap kondusif.

Ia pun mengimbau masyarakat Bali dan semua pihak untuk menjaga suasana yang aman, nyaman, dan bersih.

“Kita sudah melewati masa-masa sulit seperti bom Bali dan pandemi. Saat ini kita sedang dalam tahap pemulihan. Jangan sampai kejadian yang ada justru merugikan kita sendiri," tambahnya.

Disisi lain, dirinya meminta agar informasi yang beredar di masyarakat disampaikan secara jernih dan akurat.

Pihaknya juga mengimbau seluruh anggota PHRI agar menyampaikan informasi sesuai fakta dan menjaga suasana tetap tenang.

“Sekarang ini suasana masih sensitif, jadi mari kita semua bijak menyikapinya,” imbuhnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#bali #Kabupaten Badung #anarkis #demo #phri