BALIEXPRESS.ID– Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar sejak Selasa (9/9/2025) pagi hingga Rabu (10/9/2025) pagi ini menyebabkan sejumlah wilayah mengalami genangan banjir.
Kondisi ini diperparah dengan prakiraan cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bali.
Baca Juga: Tunjangan Perumahan dan Transportasi Ketua DPRD Tabanan Tembus Rp62 Juta per Bulan
Dalam peringatan dini yang dirilis Rabu pagi (10/9/2025) pukul 07.47 WITA, BMKG memprakirakan bahwa wilayah Bali, termasuk Denpasar, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Adapun wilayah-wilayah yang diprediksi terdampak cuaca ekstrem meliputi:
Kota Denpasar: Denpasar Utara, Denpasar Selatan, Denpasar Barat, dan sekitarnya
Kabupaten Badung: Kuta, Kuta Utara
Kabupaten lainnya: Tabanan, Jembrana, Gianyar, Klungkung, dan Karangasem
Baca Juga: Pagi Ini Underpass Dewa Ruci Tergenang Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan
BMKG memperkirakan kondisi ini akan berlangsung hingga pukul 10.00 WITA dan dapat menyebabkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir lokal, genangan air, dan pohon tumbang.
BMKG mengimbau masyarakat Bali, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hujan lebat disertai angin kencang dan kilat.
Pengendara juga diminta berhati-hati saat melintasi jalan yang tergenang air dan selalu memperhatikan informasi terbaru dari otoritas terkait.
Sebelumnya dilaporkan bahwa hujan deras telah menyebabkan genangan air di sejumlah titik di Denpasar, termasuk di Underpass Dewa Ruci, yang membuat jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan pada Rabu pagi. Satlantas Polresta Denpasar telah melakukan pengalihan arus lalu lintas demi menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Pemuda Tewas, Pelajar Luka Ringan dalam Kecelakaan Tunggal di Ngantru
BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan menyampaikan update berkala melalui kanal resminya.
Editor : Wiwin Meliana