Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Proyek Penataan Pantai Candidasa Terus Berjalan, Pelaku Pariwisata Karangasem Beri Dukungan

I Wayan Adi Prabawa • Jumat, 23 Januari 2026 | 07:44 WIB

 

Penataan kawasan Pantai Candidasa, Desa Bugbug, Karangasem
Penataan kawasan Pantai Candidasa, Desa Bugbug, Karangasem

 

KARANGASEM, BALI EXPRESS - Penataan kawasan Pantai Candidasa di Desa Bugbug, Karangasem, masih berlangsung dan menjadi perhatian berbagai pihak.

Proyek ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan pariwisata sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat.

Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa, mengatakan pihaknya mendukung penuh program penataan pantai tersebut.

Baca Juga: Penuh Haru, Wayan Suratni Ungkap Karakter Asli Patih Agung Prof Sugita

Ia menyebut, upaya konservasi Pantai Candidasa telah lama diperjuangkan oleh pelaku pariwisata, mengingat perannya yang sangat penting bagi Karangasem.

“Penataan Pantai Candidasa ini sudah lama kami harapkan. Karena itu, kami sangat menyambut baik ketika program ini akhirnya bisa direalisasikan,” kata Kariasa.

Menurutnya, Candidasa merupakan titik awal berkembangnya pariwisata di Karangasem.

Baca Juga: Pentas Drama Gong Iringi Pengabenan sang Patih Agung Prof Sugita

Dengan adanya penataan dan perawatan kawasan pantai, ia optimistis sektor pariwisata dapat kembali bergeliat dan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan hanya untuk Candidasa, tetapi untuk seluruh Karangasem. Pariwisata Candidasa adalah gerbang utama pariwisata Karangasem,” ujarnya.

Tim Ahli Bupati Karangasem Bidang Pariwisata, I Wayan Tama, menambahkan bahwa penataan pantai dilakukan sebagai respon terhadap abrasi yang semakin terasa dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Tim Reaksi Cepat PUPR Gianyar Tangani Longsor dan Pohon Tumbang di Payangan

Kondisi tersebut menyebabkan pesisir pantai mengalami penyusutan dan perlu penanganan serius.

“Pengajuan penataan ini sudah dilakukan sejak lama, sekitar dua dekade lalu. Baru pada tahun 2025, proyek ini bisa berjalan setelah mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan provinsi,” jelas Tama.

Ia menuturkan, selain penataan garis pantai, proyek ini juga akan menyentuh berbagai fasilitas pendukung, seperti penataan kolam, pembangunan jalan lingkar, jalur pejalan kaki, hingga sistem drainase.

Baca Juga: Sebanyak 33 Tanda Daftar Pura Diserahkan di Kecamatan Tegallalang

“Jika seluruh tahapan selesai, kawasan Candidasa akan jauh lebih tertata dan memiliki daya tarik yang lebih kuat,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas PT Hutama Karya, Ngatno menjelaskan, proyek penataan Pantai Candidasa memiliki panjang lebih dari lima kilometer dengan nilai anggaran di atas Rp500 miliar. Saat ini, pengerjaan masih berada pada fase awal.

Ia menegaskan, pelaksanaan proyek tetap memperhatikan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan.

Nelayan masih dapat menjalankan aktivitas melaut, dan kegiatan usaha pariwisata tidak dihentikan.

Baca Juga: Gubernur Koster: Investasi harus Berkualitas, Berpihak Masyarakat Lokal, Tidak Merusak Tatanan Alam dan Sosial
“Kami berupaya agar pembangunan ini berjalan seiring dengan aktivitas masyarakat, sehingga semua pihak tetap bisa berusaha dan beraktivitas seperti biasa,” pungkas Ngatno.

 

Editor : I Wayan Adi Prabawa
#pariwisata #candidasa #Penataan