BALIEXPRESS.ID - Lansia di Kabupaten Badung kini mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah setempat.
Sebab lansia uang berusia 75 tahun ke atas akan mendapatkan penghargaan berupa uang Rp 3 juta setiap tahunnya dari Pemkab Badung
Hal ini pun diapresiasi oleh Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara.
Ia berharap bantuan tersebut dapat ditingkatkan menjadi Rp 5 juta per tahun.
Puspa Negara menyatakan, lansia yang sehat dan bahagia adalah indikator kemampuan pemerintah dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Terlebih lansia perlu penyesuaian gaya hidup dan dukungan lingkungan.
“Saya sangat mendukung kebijakan Bupati yang humanis & berdaya guna positif bagi warga usia lanjut di Badung,” ujarnya, Minggu (1/2).
Pihaknya pun menyebutkan, sangat mendukung kebijakan Bupati Badung, sebab ini tidak semata berorientasi pada aspek kesejahteraan ekonomi.
Melainkan juga mengandung nilai edukatif dan inspiratif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Para Lansia yang mampu melampaui usia harapan hidup merupakan teladan nyata tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial,” ungkap politisi asal Legian tersebut.
Puspa Negara berharap, bantuan yang diberikan dapat meningkat kedepannya menjadi Rp 5 juta per lansia per tahun.
Bantuan kepada lansia ini pun dinilai dapt menginspirasi generasi muda untun menerapkan pola hidup sehat dan berkelanjutan.
“Selain memberikan manfaat langsung kepada penerima, program ini saya pandang juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghormati peran sesepuh sebagai pilar moral dan sumber kearifan dalam pembangunan daerah,” terangnya.
Lebih lanjut mantan Ketua LPM Legian ini menambahkan, program penghargaan kepada lansia ini dapat terus dilanjutkan.
Kebijakan ini juga menunjukkan perhatian yang baik dari pememerintah terhadap isu kesehatan lansia. Sekaligus mempertegas komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
“Program reward thd Lansia ini positif dan layak diteruskan, ditingkatkan serta berkelanjutan, disisi lain tetap kami monitor dengan seksama,” imbuhnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga