Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Berkat Warga Desa Adat Karang Dalem Tua, 12 Ekor Curik Bali Kembali Dilepasliarkan

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 10 April 2026 | 14:01 WIB
Burung Curik Bali atau Jalak Bali yang dilepasliarkan di Desa Adat Karang Dalem Tua, Kecamatan Abiansemal, Kamis (9/4). (Resa Kertawedangga/Bali Express)
Burung Curik Bali atau Jalak Bali yang dilepasliarkan di Desa Adat Karang Dalem Tua, Kecamatan Abiansemal, Kamis (9/4). (Resa Kertawedangga/Bali Express)

BALIEXPRESS.ID - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali bersama Desa Adat Karang Dalem Tua kembali melepasliarkan burung Curik Bali atau Jalak Bali, Kamis (9/4).

Pelepasan kali ini ada 12 ekor burung yang terdiri dari enam ekor jantan dan enam ekor betina.

Satwa liar yang dilindungi ini pun dilepaskan setelah dilakukan proses habituasi di alam aslinya oleh masyarakat setempat.

Baca Juga: Hendak Beli Minuman, Dua ABK Diserang Gerombolan Orang hingga Tewas Dibakar di Benoa

Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko mengatakan, pelepasliaran saat ini adalah untuk memfasilitasi partisipasi dari publik, memfasilitasi inisiatif untuk ikut mendukung pelestarian keanekaragaman hayati.

Ia pun sangat mengapresiasi warga Desa Adat Karang Tua, Kecamatan Abiansemal yang telah melakukan penangkaran.

“Ada dari teman-teman penangkar, ada dari teman-teman lembaga konservasi atau kebun binatang yang mempunyai stok Curik Bali dan hari ini kita berhasil melepasliarkan enam pasang atau 12 ekor Curik Bali,” ujar Hendratmoko.

Baca Juga: Kesadaran Lindungi Rumah dari Kebocoran Meningkat, Perusahaan Gelar Kampanye Edukasi

Pihaknya menyebutkan, sebelum dilepaskan enam pasang burung Curik Bali ini telah melalui proses habituasi atau beradaptasi dengan lingkungan aslinya.

Proses ini pun telah berlangsung selama dua minggu sebelum pelepasliaran.

“Ini adalah bagian dari proses beradaptasinya Curik Bali sebelum dia berhasil hidup di alamnya dan ini sudah dua minggu dan akhirnya hari ini kita berhasil melepasliarkan Curik Bali,” ungkapnya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Denpasar Serahkan Santunan JKK dan JKM, Wali Kota Apresiasi

Dalam kesempatan tersebut Hendratmoko pun menerangkan, akan mengusulkan satu hari dijadikan Hari Curik Bali Nasional, layaknya peringatan satwa liar lainnya.

Hal ini pun telah dilakukan Deklarasi Forum Komunikasi Sobat Satwa Liar Bali (Forum SSLB), yang salah satu tujuannya dukungan pengusulan penetapan Hari Curik Bali Nasional.

"As soon as possible, kalau bisa besok saya ketemu dengan teman-teman sahabat satwa liar untuk kita kolektif bersama mengusulkan kepada Pak Gubernur lebih bagus, dan saya akan menjadwalkan semoga Bapak Gubernur berkenan untuk menerima kami,” paparnya.

Sementara Bendesa Adat Karang Dalem Tua, Ida Bagus Gede Manu Drestha menyatakan, kegiatan ini bukan sekadar pelepasliaran satwa.

Melainkan bagian dari visi besar desa adat dalam membangun harmoni antara manusia dan alam.

Terlebih kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi nyata dari nilai Tri Hita Karana, khususnya aspek Palemahan, serta sejalan dengan visi pembangunan Bali melalui konsep Nangun Sat Kerti Loka Bali.

“Pelepasliaran Burung Curik Bali ini adalah salah satu upaya kami dalam membangun Desa Adat Ramah Satwa. Kami ingin menghadirkan ruang hidup yang seimbang, di mana manusia dan satwa dapat hidup berdampingan secara harmonis sesuai dengan nilai Tri Hita Karana,” ujar Manu Drestha.

Pihaknya pun menerangkan, penangkaran burung Jalak Bali di wilayahnya telah dilakukan sejak tahun 2018.

Kegiatan ini diawali dengan pengumpulan para pemburu burung tersebut untuk diajak berkomitmen melestarikan Curik Bali.

“Kemudian dari situlah kami berproses berkoordinasi dengan Bu Profesor (salah satu dosen Universitas Udayana), kemudian dari BKSDA kita didukung dalam proses legalitasnya, kemudian dalam proses juga teknis budidayanya dan seterusnya sampai akhirnya sekarang bisa berkembang,” ungkapnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#Karang Dalem Tua #bksda #curik bali