BALIEXPRESS. ID - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima apresiasi dari Dinas Pendidikan atas inovasi program PARAMITA (Pelayanan Ramah Mentalitas Anak). Program ini dinilai berhasil memperkuat upaya perlindungan anak sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan, I Wayan Mawa, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Kemenag Gianyar dalam menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada kesehatan mental dan karakter anak.
Agen Perubahan PARAMITA Kemenag Gianyar sekaligus pengawas guru agama SMP, Ni Gusti Ayu Listyawati, Selasa (5/5) menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi anak-anak di lingkungan pendidikan saat ini. Menurutnya, pendekatan yang ramah mental menjadi kunci penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Baca Juga: Tiga ASN Pemkab Gianyar Direkomendasikan Dipecat, Pemkab Gianyar Tegaskan Komitmen Disiplin
Ia menambahkan, PARAMITA tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga melibatkan guru, orang tua, dan lingkungan sekolah secara menyeluruh. Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang lebih peduli terhadap kondisi psikologis anak.
Lebih lanjut, Listyawati menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam keberhasilan program ini. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan, menjadi faktor penting dalam memastikan program PARAMITA dapat berjalan secara berkelanjutan di satuan pendidikan.
“Melalui PARAMITA, kami ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan ruang belajar yang aman, nyaman, dan mendukung kesehatan mentalnya. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam perlindungan anak,” ujarnya.
Apresiasi yang diterima ini diharapkan menjadi motivasi bagi Kemenag Gianyar untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ke depan, program PARAMITA diharapkan dapat semakin berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam upaya mewujudkan pendidikan yang ramah anak dan berkarakter.*
Editor : Putu Agus Adegrantika