Dari hasil penilaian dewan juri, juara I diraih oleh Ni Putu Renaisan Andari Teja. Ia merupakan siswi SMPN 1 Denpasar. Juara II jatuh kepada I Made Suartama Yasa, siswa SMPN 14 Denpasar, dan juara III atas nama I Gusti Ayu Andhini Iswari dari SMPN 6 Denpasar. Dewan juri lomba tersebut terdiri dari Ketut Sudewa (akademisi), Putu Supartika (sastrawan), dan I Made Sugianto (sastrawan).
Renaisan mengaku sempat tidak yakin akan mampu menjadi yang terbaik dalam lomba bergengsi tingkat provinsi tersebut. “Sedikit ragu karena ada sedikit kurang pas saat saya tampil tadi,” kata putri pertama dari Ketut Ari Teja ini, usai diumumkan sebagai juara I.
Renaisan yang sejak SD sering mengikuti lomba baca puisi ini mengaku senang dengan diselenggarakannya lomba baca puisi Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali tahun ini. “Terima kasih pemerintah Provinsi Bali telah menyelenggarakan lomba baca puisi Bali ini,” ucapnya.
Sementara itu, dewan juri Ketut Sudewa mengaku bangga dengan penampilan peserta lomba tersebut. Ia mengapresiasi minat anak-anak mengikuti lomba membaca puisi.
Puisi bahasa Bali biasanya menjadi kendala pada bahasa. Namun ternyata, seluruh peserta tampil sangat baik, khususnya dalam pengembangan aksara, bahasa dan sastra Bali sesuai dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster. “Hanya saja, ini mestinya diikuti oleh daerah dari kabupaten dan kota madya. Bila perlu ini dilakukan dari tingkat desa, dan kecamatan,” tandasnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya