Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tradisi Bali: Ini Ketentuan Cuntaka dalam Agama Hindu

Putu Agus Adegrantika • Senin, 4 Desember 2023 | 16:03 WIB
CUNTAKA : Kematian dan prosesi ngaben dikategorikan sebagai salah satu cuntaka dalam tradisi Hindu di Bali.
CUNTAKA : Kematian dan prosesi ngaben dikategorikan sebagai salah satu cuntaka dalam tradisi Hindu di Bali.

BALI EXPRESS – Cuntaka  menurut tradisi agama Hindu di Bali merupakan suatu keadaan yang dirasa tidak suci. Sehingga tidak diperkenankan untuk melakukan sebuah aktivitas keagamaan, mulai dari memasuki tempat suci, melaksanakan ritual, menghaturkan sesajen maupun  kegiatan keagamaan lainnya.

Menurut tradisi Hindu di Bali, yang disebut dengan cuntaka adalah keadaan yang membuat goyah, tidak tenang dan tidak mantap melaksanakan upacara sesuai Hindu.

Penyuluh Agama Hindu, Ni Luh Deny Purwanti, menyebutkan, pada umumnya yang membuat cuntaka atau sebel adalah kematian, kelahiran dan perkawinan. Selain itu, ada juga penyebab cuntaka yang lain, seperti keguguran dan menstruasi.

“Cuntaka atau sebel juga disebabkan menggugurkan, kotor kain atau haid bagi perempuan. Kumpul kebo, gering agung, hamil di luar nikah atau tidak ada prianya,  kelahiran tanpa ada upacara pernikahan, dan cuntaka melayat,”  jelasnya Jumat (01/12).

Ada juga cuntaka disebabkan oleh hewan maupun tumbuhan, seperti sapi, kebo, kambing, dan babi yang masuk ke tempat suci. Namun jika digunakan untuk upacara, hal tersebut tidak membuat cuntaka.

“Begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan yang hidup di kuburan,  terkena petir dianggap leteh.  Alat-alat yang digunakan sehabis upacara kematian juga dianggap leteh,” imbuh Deny.

Lamanya cuntaka ditentukan oleh lamanya yang bersangkutan mengalami kesebelan, bisa 3 hari, 12 hari, 42 hari atau bulan pitung dina. “Untuk menghilangkan cuntaka dilakukan upacara pebersihan, keramas dan maprayascita,” tegasnya.

Editor : Nyoman Suarna
#bali #Cuntaka #hindu #tradisi