BALI EXPRESS - Pura Dalem Solo di Desa Sedang, Abiansemal, Badung, Bali, merupakan cagar budaya yang ditetapkan berdasarkan SK Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (nomor 501/06/UPT/DKP/2007) dan SK Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung (nomor 1523/2016).
Pura Hindu Bali, ini dulunya dikategorikan sebagai pura pamaksan, namun kini telah naik status menjadi kahyangan jagat.
"Pura Dalem Solo tidak lagi diklasifikasikan sebagai pura pamaksan," kata Warih (keturunan) Pamangku Pura Dalem Solo, Ketut AA Sumerta.
Batu Keramat yang Ajaib
Selain memiliki peninggalan cagar budaya, Pura Dalem Solo juga terkenal dengan batu keramatnya yang konon terus bertambah ukuran.
Batu ini, yang kini ditempatkan di Pura Anyar, konon terus bertambah ukurannya. Masyarakat setempat meyakini bahwa batu tersebut memiliki kekuatan magis yang luar biasa.
"Batu tersebut terus bertambah besar dari waktu ke waktu. Dahulu tidak sebesar sekarang," jelas Sumerta.
Berdasarkan petunjuk gaib di pura, batu keramat ini sedang dalam proses penyucian dengan sejumlah sesajen dan dibungkus dengan kain wastra.
Oleh karena itu, pada saat kunjungan Bali Express (Jawa Pos Group) yang bertepatan dengan pujawali, batu tersebut tidak dapat dilihat oleh pengunjung.
Meskipun belum sepenuhnya dipahami mengenai fungsi batu keramat ini, namun diyakini bahwa batu tersebut memiliki kekuatan magis yang dapat melindungi pura dan panyungsung-nya.
Tempat Baru untuk Batu Keramat
Seiring dengan bertambahnya ukuran batu, pura ini membangun tempat khusus untuk batu keramat tersebut.
Hal ini dilakukan atas petunjuk gaib yang diterima oleh para pemangku pura.
Fungsi Batu Keramat dan Daya Tarik Pura
Fungsi batu keramat belum diketahui secara pasti, namun dipercaya memiliki kekuatan magis untuk melindungi pura dan memberikan anugerah taksu bagi para pemimpin.
Oleh karena itu, Pura Dalem Solo sering dikunjungi oleh para pejabat untuk memohon petunjuk dan menyelesaikan masalah dalam kepemimpinan mereka. ***
Editor : I Putu Suyatra