Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pralingga Barong Penguasa Bangli Selatan, Sembuhkan Berbagai Penyakit

Nyoman Suarna • Jumat, 22 November 2019 | 04:44 WIB
Pralingga Barong Penguasa Bangli Selatan,  Sembuhkan Berbagai Penyakit
Pralingga Barong Penguasa Bangli Selatan, Sembuhkan Berbagai Penyakit


BANGLI, BALI EXPRESS - Desa Adat Kuning, Bangli melaksanakan upacara melaspas dan masupati pralingga Ida Bhatara Tri Sakti atau Tri Linggayana yang disungsung di Pura Penataran Agung Padangrata, desa setempat, Kamis (21/11). Pralingga ini berwujud barong mapengaksian tiga (bermata tiga). Pihak panitia karya menyebutkan, barong bermata tiga itu merupakan hal langka di Bangli.


Upacara Kamis (21/11) dipuput Ida Pedanda Gede Kediri dari Gria Kediri, Desa Selat, Kecamatan Susut, Bangli. Prosesi upacara diupasaksi dua arca lingga, yaitu arca lingga Desa Adat Manuk, Kecamatan Susut dan arca lingga Desa Adat Siladan, Bangli. Upacara serupa sempat digelar tahun 1997 setelah selesai pembuatan. Sepuluh tahun berikutnya, upacara yang sama digelar kembali setelah proses ngodakin (perbaikan). Melaspas dan masupati kali ini merupakan yang ketiga kalinya karena barong diperbaiki lagi dengan memakan waktu sekitar dua bulan. “Bukan ada kerusakan, tapi karena ada uang. Jadi diperbaiki biar lebih bagus,” ujar Ketua Panitia Karya Ngakan Perasi Shemarabawa. Perbaikan itu dilakukan oleh sangging Anak Agung Anom Putra Adnyana dari Puri Kawan, Bangli.


Ngakan Perasi tak bisa menerangkan secara detail sejak kapan pralingga mapengaksian tiga itu disunggung krama Kuning yang kini jumlahnya sekitar 71 kepala keluarga (KK). Ia sebatas menyebutkan bahwa pralingga yang ada saat ini merupakan duplikat. Krama setempat bikin yang baru lantaran yang sebelumnya sudah keropos. Sehingga hanya disimpan saja di gedong Pura Penataran Agung Padangrata. “Wujud dan kesakralannya sama dengan yang lingsir (pralingga sebelumnya),” ungkap Ngakan Perasi.


Pensiunan pegawai Pemkab Bangli itu menyebutkan, barong bermata tiga merupakan hal langka. Setahu dia, untuk di Bangli ada dua. Satu di Desa Adat Pengotan, satunya lagi di Desa Adat Kuning yang secara administrasi masuk Desa Tamanbali. Sasuhunan tersebut dipercaya krama sebagai penguasa kekuatan wilayah Bangli secara niskala. Yang di Kuning penguasa kekuatan Bangli selatan, sedangkan yang di Pengotan Bangli utara. “Kalau tidak salah, sepengetahuan kami, untuk pemberi kekuatan Bangli tengah berstana di Pura Dalem Purwa, Desa Adat Kawan (tidak berwujud barong),” sebut Ngakan Perasi.


Selain diyakini sebagai penguasa kekuatan Bangli selatan, banyak orang percaya bahwa wangsuhan Ida Bhatara menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Ia menyontohkan seorang yang sakit struk akhirnya sembuh setelah nunas wangsuhan. Mereka yang datang tidak hanya warga dari Kuning. Banyak warga daerah lainnya nunas ke sana. “Nunasnya melalui pemangku,” tandasnya.

Editor : Nyoman Suarna
#bangli