Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Reinkarnasi Menurut Ajaran Agama Hindu: Misteri Keterkaitan Atman, Karma, dan Tri Loka

Putu Agus Adegrantika • Kamis, 18 Januari 2024 | 19:05 WIB
REINKARNASI: Reinkarnasi atau Punarbhawa menggambarkan lahirnya atma berulang-ulang di dunia ini atau di dunia lebih tinggi.
REINKARNASI: Reinkarnasi atau Punarbhawa menggambarkan lahirnya atma berulang-ulang di dunia ini atau di dunia lebih tinggi.

BALI EXPRESS - Reinkarnasi dalam Agama Hindu diyakini sebagai kelahiran kembali atma yang bersifat kekal abadi.

Reinkarnasi menjadi proses yang menuntun atma untuk menjalani kehidupan setelah kematian, yang bertujuan untuk memperbaiki perbuatan yang kurang baik selama hidup.

Penyuluh Agama Hindu Ni Made Ayu Suniari, menjelaskan, reinkarnasi juga dikenal dengan sebutan Punarbhawa atau Samsara yang menggambarkan lahirnya atman berulang-ulang di dunia ini atau di dunia yang lebih tinggi.

Dalam ajaran Veda, Samsara diidentifikasi sebagai penjelmaan jiwatman yang berulang-ulang dengan membawa sifat suka dan duka.

Suniari menyoroti bahwa Samsara terjadi karena jiwatman masih dipengaruhi oleh kenikmatan dan kematian, diikuti oleh kelahiran.

Selain itu, reinkarnasi juga erat kaitannya dengan konsep karma, di mana baik atau buruknya karma akan menentukan tingkat kehidupan pada masa reinkarnasi berikutnya.

Suniari menjelaskan bahwa proses reinkarnasi diibaratkan sebagai perputaran roda yang tak pernah berhenti, dipengaruhi oleh hukum karma.

Atman, yang disinari oleh Brahman melalui Tri Loka (Bhur, Bvah, dan Svah), menjalani perputaran roda reinkarnasi.

Tri Loka dijelaskan sebagai tempat terjadinya proses reinkarnasi, dengan Bhur Loka sebagai alam fisik, Bvah Loka sebagai alam pertengahan, dan Svah Loka sebagai surga tempat para Dewa.

Menurut Suniari, penting mendalami konsep atman dan karma untuk memahami reinkarnasi.

Dia mencatat bahwa bagi yang tidak mendalami konsep ini, kepercayaan terhadap reinkarnasi dalam Agama Hindu mungkin terasa meragukan.

Namun, melalui pemahaman atman dan hukum karma, kebenaran reinkarnasi sebagai kelahiran yang berulang-ulang melalui Tri Loka menjadi lebih jelas.

Umat Hindu juga menghubungkan kepercayaan terhadap reinkarnasi dengan praktik dan ritus keagamaan.

Dalam upacara pemujaan, umat Hindu percaya pada Panca Yadnya, yang melibatkan pemujaan kepada Hyang Widhi Wasa, leluhur, para rsi atau pandita, semua makhluk hidup, dan keselamatan umat manusia.

Pitra Yadnya, yang melibatkan pemberian korban suci kepada leluhur, menggambarkan keyakinan bahwa leluhur masih berada di alam lain dan akan lahir kembali dengan bentuk lain.

Umat Hindu juga melibatkan diri dalam amalan dana punia, seperti menabung, dengan keyakinan bahwa perbuatan baik ini akan membawa kebahagiaan setelah meninggal.

Kematian seseorang tidak dianggap sebagai akhir atman; sebaliknya, menandakan kehidupan di loka atau tempat yang lain.

Dengan mengikuti ajaran dharma dan berusaha menjalani kehidupan yang berlandaskan dharma, umat Hindu berharap dapat mengurangi dosa-dosa masa lalu dan menciptakan kehidupan yang lebih baik di reinkarnasi berikutnya.

Editor : Nyoman Suarna
#tri loka #agama #atman #hindu #karma #reinkarnasi