Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kisah Viral Seorang Ibu Nekat Panjat Tali Kapal Demi Anak! Aksinya Bikin Ngeri

I Putu Suyatra • Jumat, 21 Maret 2025 | 19:44 WIB

Mariama, 32, seorang ibu beranak lima yang mencari nafkah dengan taruhan nyawa. (Palopos Fajar).
Mariama, 32, seorang ibu beranak lima yang mencari nafkah dengan taruhan nyawa. (Palopos Fajar).

BALIEXPRESS.ID - Kisah seorang ibu berjuang mempertaruhkan nyawa demi mencari nafkah viral di media sosial.

Mariama (32), seorang ibu lima anak, nekat memanjat tali kapal di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, demi menjual roti kepada penumpang.

Aksinya yang mengerikan seperti wahana ekstrem tanpa pengaman ini langsung menyita perhatian netizen.

Baca Juga: Viral Warga di Bali Lepas Liarkan Trenggiling Dibarengi dengan Ritual Agama

Bertaruh Nyawa Demi Nafkah Anak

Setelah bercerai dengan suami, Mariama harus menjadi tulang punggung keluarga. Tiga anaknya masih sekolah, sementara dua lainnya sudah putus sekolah.

Tak ada pilihan lain, ia pun memilih jalan penuh risiko ini demi bertahan hidup.

"Anakku ada lima, tiga masih sekolah. Saya manjat tali kapal untuk jualan roti, cari uang buat mereka," ujarnya, dikutip dari Palopos (Jawa Pos Grup), Kamis (20/3).

Aksi Mariama yang memanjat kapal tanpa pengaman memang bukan pertama kali terjadi.

Baca Juga: VIRAL!!! Wanita Ini Cuci dan Setrika Uang Kertas, Hasilnya Bikin Melongo

Ia mengaku sudah melakukannya selama empat tahun terakhir.

"Rotiku ada yang saya luncurkan naik, ada juga yang saya naikkan lewat tangga. Tapi sering kali saya harus memanjat," tambahnya.

Meski sadar bahaya mengintai, ia tetap melakukannya.

"Saya berani. Kalau jatuh, itu risiko saya. Demi anak, saya harus cari uang," tegasnya.

Dari berjualan roti dengan taruhan nyawa ini, Mariama hanya bisa mendapat penghasilan sekitar Rp 100 ribu per hari.

Viral di Medsos, Pihak Pelabuhan Bertindak

Setelah videonya viral, pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar akhirnya turun tangan.

Mereka mengambil langkah tegas dengan menertibkan pedagang asongan yang biasa naik ke kapal secara sembarangan.

"Kami memberikan edukasi agar aktivitas mereka lebih tertib dan aman. Selama ini mereka naik lewat tali, dan ini sudah berlangsung lama," ujar Kasi Patroli dan Penindakan KSOP, Musafir.

Baca Juga: Amor Ing Acintya! Kronologi Pemuda Jembrana Ditabrak Bule Rusia di Jalan Sunset Road

Ke depannya, hanya pedagang beridentitas resmi dan mengenakan rompi khusus yang diizinkan naik ke kapal. Jika tidak, mereka akan langsung diturunkan oleh pihak Pelni.

"Ini sifatnya edukasi, bukan permanen. Akan ditinjau ulang oleh pimpinan dan stakeholder terkait," tambah Musafir.

Setelah penertiban ini, Mariama mengaku tidak akan lagi memanjat tali kapal.

"Setelah ada penertiban, saya tidak akan manjat lagi. Karena sudah bisa lewat tangga," katanya. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#makassar #viral #pelabuhan #kisah seorang ibu #media sosial