Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Strategi Pemerintah Prabowo Dorong Pemerataan Ekonomi Desa Melalui Kopdes Merah Putih dan MBG

I Putu Suyatra • Kamis, 11 Desember 2025 | 14:42 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan memperluas akses ekonomi di tingkat lokal. Program ini, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, ditujukan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan secara langsung mengentaskan kemiskinan di desa. Sinergi antara kementerian terkait, seperti Kementerian Desa dan Kementerian Pangan, menjadi kunci agar manfaat program dapat dinikmati oleh masyarakat desa secara proporsional.

???? Kopdes Merah Putih dan MBG: Instrumen Kunci Pembangunan Desa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menjelaskan bahwa Kopdes Merah Putih dan MBG adalah instrumen utama dalam strategi percepatan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Ia menegaskan, kolaborasi dan dukungan aktif masyarakat desa adalah penentu utama keberhasilan program ini.

"Pelaksanaan Kopdes Merah Putih dan MBG yang baik akan berdampak langsung pada perbaikan ekonomi desa. Ketika ekonomi desa membaik, maka kesejahteraan masyarakat ikut terangkat," ujar Yandri Susanto.

Kopdes Merah Putih didefinisikan bukan sekadar lembaga ekonomi biasa, melainkan pusat aktivitas yang mengintegrasikan produksi, distribusi, dan konsumsi lokal, menjadikannya simpul penting bagi kemandirian desa.

Ketua DPD APDESI Sulsel, Sri Rahayu Usmi, menyatakan komitmen APDESI sebagai mitra strategis dalam mengawal implementasi Asta Cita Presiden, bahkan melihat Sulawesi Selatan berpotensi menjadi percontohan Kopdes Merah Putih di kawasan Indonesia Timur.

⛓️ Integrasi Rantai Pasok Pangan: Kopdes Terkoneksi Bulog dan SPPG

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menekankan pentingnya penguatan Kopdes Merah Putih sebagai penggerak utama ekonomi rakyat. Menurutnya, kebijakan ini adalah bentuk nyata pemberdayaan untuk memastikan kekayaan nasional tidak lagi berputar di kalangan terbatas.

Untuk mengatasi ketimpangan, Pemerintah membentuk Kopdes Merah Putih yang terintegrasi dengan Bulog dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Integrasi ini menciptakan model bisnis yang menguntungkan ekonomi lokal dan memutus ketergantungan desa terhadap tengkulak.

Keterlibatan Bulog mempertegas keberpihakan negara terhadap petani kecil, memastikan harga komoditas terkendali. Kehadiran Kopdes juga menjamin distribusi pangan untuk program MBG berjalan sesuai standar, menciptakan ekosistem pangan nasional yang lebih kokoh.

???? Memperkuat Fondasi Ekonomi Nasional dari Level Desa

Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan program Kopdes Merah Putih dan MBG diukur dari kemampuan desa mengelola institusinya secara mandiri. Program ini bukan proyek sesaat, melainkan proses berkelanjutan untuk menumbuhkan kapasitas masyarakat.

Dengan Kopdes yang mapan:

  1. Ketahanan Ekonomi Internal desa semakin kuat.

  2. MBG terpenuhi sekaligus meningkatkan permintaan terhadap hasil bumi petani lokal.

Memperkuat Kopdes Merah Putih sama artinya dengan memperkuat fondasi ekonomi nasional dari level paling dasar. Jika desa maju, struktur ekonomi negara menjadi lebih kokoh dan mampu menghadapi tantangan global.

Oleh karena itu, konsistensi kebijakan dan pengawasan yang matang menjadi syarat mutlak agar program strategis ini tetap berpihak pada rakyat kecil dan mewujudkan pemerataan ekonomi yang berkelanjutan. ***

Oleh: Citra Kurnia Khudori (Pemerhati Isu Sosial-Ekonomi)

Editor : I Putu Suyatra
#Mbg