BALIEXPRESS.ID – Seorang pria ditemukan tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Gumarang relasi Pasar Senen Jakarta-Pasar Turi Surabaya di perlintasan rel kereta Jalan Benowo Sawah Barat, Pakal, Surabaya, pada Kamis (13/3) sekitar pukul 07.50 WIB.
Korban diketahui bernama Loren Sungkono (61), warga Perum Raflles Garden, Kelurahan Jeruk, Lakarsantri, Surabaya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tersebut diduga sengaja menabrakkan diri ke kereta yang tengah melintas.
Kanit Reskrim Polsek Pakal, Ipda Bambang Setiawan, membenarkan peristiwa ini.
"Diduga korban menabrakkan diri ketika Kereta Api Gumarang Relasi (KA Nomor 164) jurusan Pasar Senen Jakarta-Pasar Turi Surabaya melintas," ungkapnya, Kamis (13/3).
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan secarik surat wasiat yang berisi pesan terakhir korban.
Dalam surat tersebut, tertera nama serta nomor telepon yang diduga milik keluarganya. "Penyebab korban menabrakkan diri masih belum diketahui," tambah Bambang.
Setelah proses identifikasi dan olah TKP selesai, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr. Soetomo untuk keperluan visum.
Dalam surat wasiat yang diketik di secarik kertas dan ditemukan di sekitar lokasi, korban sempat berpesan agar orang yang menemukannya segera menghubungi nomor telepon yang tertera.
"Jika ada organ tubuh saya masih yang bisa terselamatkan, saya rela untuk didonorkan bagi yang membutuhkan. Dan tolong segera kremasikan jasad tubuh saya secepat-cepatnya," demikian isi pesan yang tertulis dalam surat tersebut. (*)
Editor : Nyoman Suarna