BALIEXPRESS.ID-Sebuah video viral yang memperlihatkan aksi sekelompok warga merobohkan gapura demi melancarkan jalur truk pengangkut sound horeg memicu kemarahan publik.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 25 Juni 2025, di sebuah wilayah di Jawa Timur, namun belum diketahui lokasi lengkap peristiwa itu terjadi.
Baca Juga: Profil Agam Rinjani: Pemandu Lokal yang Dipuji Netizen Brasil Usai Evakuasi Juliana Marins
Dilansir dari unggahan @pojoksatuid yang diunggah pada Kamis, 26 Juni 2025, video berdurasi pendek tersebut, tampak empat orang warga secara bergantian menghantam sisi gapura berwarna putih dengan martil besar.
Struktur gapura yang semula menjulang tinggi perlahan hancur dan akhirnya roboh di hadapan mereka.
Tak jauh dari lokasi, terlihat dua unit truk bermuatan sound system horeg menunggu untuk melintas, diduga sebagai alasan utama tindakan tersebut dilakukan.
Tindakan ini sontak memicu reaksi keras dari publik. Banyak warganet mengecam perusakan fasilitas umum yang dinilai tidak bertanggung jawab, apalagi hanya untuk memberi jalan bagi kendaraan yang membawa peralatan hiburan jalanan atau hajatan besar.
Beberapa komentar bernada kecewa membanjiri unggahan video tersebut
“Fasilitas umum pun jadi korban..padahal dibangun dari dana pemerintah.” tulis akun @lippo.cikarang123
“Ini para aparatur negara sudah tahu akibatnya jika truck horeg lewat akan berdampak pada seluruh warganya, tapi didiamkan saja.” ujar @taufiksetiawan558
“Segitu pentingkah? Padahal gak ada manfaatnya sama sekali...astagfirulloh.” ketik akun @sofie.ummu
Tak hanya kecaman, sebagian warganet juga mempertanyakan apakah aksi tersebut telah mendapatkan izin atau sudah direncanakan sebelumnya
“Mungkin sudah minta izin dan mendapat izin dari warga dan pemerintahan setempat, kemudian siap mengganti.” komentar @yastiandirombe88
Baca Juga: DPRD Bangli Setuju Pembongkaran Rumah Dinas Dokter di Tembuku, Catat Pesan Ketua Dewan!
Namun, sebagian besar tetap menilai tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan karena menyangkut perusakan properti publik yang dibangun untuk kepentingan bersama:
“Ini wajib dihukum perusakan fasilitas daerah...sound horeg bubarkan! Jangan dikasih izin, pemerintah jangan diam saja...masa ngurus gini aja gak becus sih.” komentar dari akun @arry.artha
Hingga kini belum diketahui secara pasti siapa yang menginstruksikan atau menyetujui pembongkaran gapura tersebut.
Namun, warganet berharap ada langkah tegas dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terhadap aksi yang dianggap melanggar aturan dan merugikan masyarakat umum.
Insiden ini kembali mengangkat perdebatan seputar aktivitas truk sound system horeg yang kerap kali menimbulkan kontroversi, baik dari segi ketertiban, kebisingan, hingga dampaknya terhadap infrastruktur dan lingkungan sosial.
Editor : Wiwin Meliana