BALI EXPRESS, TABANAN – Sebanyak 23 orang seniman muda Kabupaten Tabanan yang tergabung dalam Forum Pelestari Budaya Tabanan (FPBT), ditunjuk mewakli Bali dalam ajang bertaraf internasional, Surabaya Cross Culture International Folk And Arts Festival (CCIFAF) dari 16-20 Juli 2017. Mereka sudah bertolak ke Kota Pahlawan Jumat (14/7) kemarin menumpang bus.
Keberangkatan para seniman tersebut dilepas anggota DPRD Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi. FPBT dipercaya untuk tampil dalam ajang yang diselenggarakan CIOFF (International Council of Organization of Folklore Festivals and Folk Arts). CIOFF merupakan organisasi non profit yang mengurus pelestarian seni dan budaya yang ada dibawah naungan UNESCO.
Penata Tari dan Tabuh FPBT, Anak Agung Ngurah Anom Sutha, 59, menjelaskan, Bali diundang Presiden CIOFF Indonesia untuk mengirimkan duta-dutanya mengikuti event tahunan yang kali ini digelar di Surabaya. Tahun sebelumnya diadakan di Kalimantan.
“Jadi event ini merupakan event tahunan yang melibatkan sejumlah negara anggota CIOFF, dan untuk Bali diwakili FPBT,” ujar pria yang juga Kader CIOFF Bali tersebut.
Ditambahkan, dalam perhelatan tersebut seniman muda Tabanan yang rata-rata berusia 17 tahun itu akan menampilkan tarian klasik seperti Tari Margapati, Tari Telek, Topeng Manca, Tari Sekar Jagad, Rangda, hingga Tari Oleg Tamulilingan yang merupakan ikon Kabupaten Tabanan.
“Sesuai permintaan panitia kami tidak menampilkan fragmen atau tari kreasi, karena mereka ingin kami menampilkan tarian klasik,” sambungnya.
Disamping itu, para seniman muda yang berasal dari berbagai Kecamatan di Tabanan ini juga bisa dikatakan seniman multitalenta, karena para penari juga bisa menabuh, dan para penabuh juga bisa menari. “Jadi nanti duta kami akan tampil bersama duta-duta dari Negara lain yang juga menampilkan seni dan budayanya masing-masing,” tandasnya.
Sayangnya, untuk event sebesar itu FPBT hanya mengandalkan dana dari kas FPBT ditambah sejumlah sponsor serta dukungan dari anggota DPRD Tabanan. Dimana untuk transportasi, biaya sewa perlengkapan tari, serta operasional selama latihan pihaknya menghabiskan dana mencapai Rp 30 juta.
Anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDIP, I Putu Eka Putra Nurcahyadi yang turut mensupport seniman muda Tabanan mengatakan, a sudah menjadi tanggungjawab bersama untuk menjembatani potensi seni dan budaya sekaligus potensi seniman muda Tabanan agar dikenal diluar daerah. “Melalui event seperti ini lah kita bisa lebih mengenalkan seni, budaya dan seniman kita dikancah nasional maupun Internasional,” ujarnya.
Editor : I Putu Suyatra