BALI EXPRESS, DENPASAR - Setelah mendapat banyak laporan terkait adanya kecurigaan pemakaian zat berbahaya oleh oknum pedagang bakso, membuat tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar turun tangan. Mereka secara khusus menggelar inspeksi mendadak (sidak) dengan menyasar salah satu pedagang bakso di Jalan Gatot Subroto, Denpasar pada Senin (24/7) kemarin.
Saat dikonfirmasi Kadis Kesehatan, dr Luh Putu Sri Armini mengungkapkan kedatangan tim kesehatan itu karena banyak laporan dari masyarakat. Sehingga timkes kemarin melakukan pembinaan dan pengambilan sampel pewarna, pengawet dan bakteriologis di penjual bakso itu.
Armini sapaan akrabnya mengakui, bahwa pihaknya sudah sering melakukan pembinaan, baik di pasar-pasar dan juga sekolah-sekolah yang banyak dikonsumsi anak-anak. Hal ini dilakukan untuk menjaga kehigienisan makanan yang dijual, dan masuk ke tubuh manusia.
“Hanya satu dagang. Tapi kami sering melakukan pembinaan. Di mana ada laporan atau yang dicurigai, pasti kami datangi. Selain itu, di mana ada dagang yang ramai, kami datangi juga. Ini untuk menjamin bahwa makanan itu sehat,” paparnya
Dia menyebutkan, pengecekan dilakukan untuk mengetahui apakah bakso tersebut mengandung borak atau tidak. Sedangkan untuk hasilnya, disebutkan baru bisa diketahui dalam dua hari ke depan.
Tidak hanya pengecekan pada bahan dan kandungannya saja, timkes juga turut memeriksa pedagang tersebut, terkait dengan proses mengolah makanan, kebersihan lingkungan, hingga cara menyajikannya. “Jika ada pedagang yang melanggar. Timkes akan melakukan pembinaan dan menegur pedagang itu,” tegasnya.
Editor : I Putu Suyatra