Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diduga Terpeleset, Pekak Las Ditemukan Meregang Nyawa di Parit

I Putu Suyatra • Selasa, 10 April 2018 | 23:20 WIB
Diduga Terpeleset, Pekak Las Ditemukan Meregang Nyawa di Parit
Diduga Terpeleset, Pekak Las Ditemukan Meregang Nyawa di Parit

BALI EXPRESS, GIANYAR - Penemuan mayat yang diketahui bernama I Nyoman Las, 70, menggegerkan warga Banjar Sebali, Desa Keliki, Tegalalang pagi kemarin (9/4). Pasalnya korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini ditemukan di dalam parit saluran irigasi warga.


Informasi yang diperoleh kemarin menyebutkan, penemuan jasad korban yang asal Banjar Salak, Desa Keliki itu bermula ketika saksi I Ketut Padet, 75, yang juga petani asal Banjar Sebali hendak menuju ke sawahnya sekitar jam 07.00. Ketika itu pria paruh baya ini melewati jalan Subak Uma Desa. Tepat ketika saksi melintasi lokasi kejadian, awalnya dirinya sempat melihat suatu benda yang dikiranya bantal guling di aliran air irigasi subak setempat. Lantaran tak menaruh curiga, pria ini tak terlalu menghiraukannya dan tetap melanjutkan langkah kakinya menuju pondokan miliknya guna mengambil sabit dan kampil. Setelah mengambil perlengkapan tersebut, Padet yang berniat menyabit rumput akhirnya kembali melewati jalan subak yang berupa tepian saluran irigasi yang berupa semen. Kala itu pria ini akhirnya beristirahat sejenak sambil mencuci kakinya di saluran irigasi itu. Ketika itu pula dirinya kembali melihat benda yang sebelumnya telah dilihatnya di aliran air irigasi. Setelah dia perhatikan dengan seksama, saat itu kecurigaannya muncul dan dia mencoba mendaki benda tersebut, sebelum akhirnya dia memastikan kalau benda yang awalnya dikira bantal guling, merupakan sesosok tubuh manusia.


Melihat itu, pria sepuh ini kontan saja ketakutan dan langsung lari untuk menemui I Wayan Suri, pemilik warung di dekat lokasi kejadian. Mendengar hal itu, Suri lantas memberitahukan kejadian tersebut ke Kepala Dusun Triwangsa Sebali I Gusti Ngurah Adnyana Putra, yang langsung menghubungi keluarga korban. Sekitar jam 08.30 pihak keluarga tiba di lokasi kejadian, dan dengan segera menaikkan tubuh korban dari saluran irigasi, serta meletakkannya di atas saluran irigasi.


15 menit kemudian, jajaran Polsek Tegalalang yang dipimpin langsung Wakapolsek Iptu I Made Artawa tiba di lokasi kejadian guna melakukan olah TKP. Tak hanya itu, polisi juga turut mengajak tim medis dari Puskesmas Tegalalang I. Hasil pemeriksaan diketahui jika korban mengalami beberapa luka, seperti luka lecet di kelopak mata kanan, luka lecet di tangan kanan, dan luka di bibir. Selain itu personel kepolisian juga turut mengamankan sebuah capil (topi) dari klangsah (anyaman daun kelapa) yang merupakan milik korban.


Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tegallalang AKP I Nyoman Merta Kariana membenarkan adanya penemuan mayat itu. Dia menjelaskan dugaan sementara korban diperkirakan meninggal di parit lantaran lebih dulu terjatuh dan tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut. “Dugaan sementara kemungkinan ketika korban berjalan di tepi parit, terpeleset dan terjatuh. Karena tidak ada yang melihat kejadiannya, jadi tidak ada menolongnya,” katanya singkat. 

Editor : I Putu Suyatra
#gianyar