BALI EXPRESS, BANGLI - Hujan yang mengguyur Kecamatan Kintamani, Bangli Kamis (17/1) mengakibatkan longsor. Dampaknya badan jalan akses Kintamani - Trunyan tertutup lantaran dipenuhi tanah longsor dari Bukit Abang. Kejadian tersebut diperkirakan sekitar pukul 14.30 sehingga membuat masyarakat di sana terisolir.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli, I Wayan Karmawan,S.Pd menjelaskan pihaknya telah melakukan penanganan terkait bencana tersebut. Selain itu pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerja Umum (PU) Kabupaten Bangli, dan aparat Desa Abang Batudinding.
"Longsoran tebing tanah bukit Abang ini sudah sangat luas. Diperkirakan hampir 1 hektare. Material longsoran juga menutup badan jalan Kintamani- Trunyan tepatnya di Dusun Dukuh, Abang Batudinding," terangnya.
Dijelaskan pula sampai saat ini masyarakat terisolir baik yang akan menuju Kintamani ataupun menuju arah Abang Batudinding dan Trunyan. Sehingga untuk mengambil jalan alternatif terutama warga masyarakat dari dua desa tersebut untuk sementara harus melewati danau.
Yaitu dengan sampan maupun perahu kecil milik warga dan termasuk operator alat berat PU terjebak tidak bisa lewat darat. Mengingat kondisi di lokasi tersebut saat ini masih gerimis, dan pertimbangan sudah sore sehingga penanganan diminta Jumat pagi (18/1) dilanjutkan kembali.
Karmawan menambahkan sebagai langkah percepatan supaya akses jalan secepatnya bisa dilewati, pihaknya telah meminta dengan menambah alat berat (loader). Supaya tidak berdampak luas terhadap aktivitas maupun perekonomian warga yang ada di sana. Berkenaan kendala di alat berat yang menjadi prioritas saat ini, sehingga ia akan melaksanakan koordinasi dengan BPBD ataupun Dinas PU tingkat provinsi untuk permohonan peminjaman peralatan.
"Saat ini mohon maklum bagi pengguna jalan di ruas tersebut untuk sementara terganggu," tandasnya.
Sedangkan Bhabinkamtibmas Desa Buahan, Aipda Putu Arimbawa mengungkapkan tekstur tanah yang longsor tersebut bercampur batu besar. Kejadian juga diungkapkan bersamaan dengan turunnya hujan lebat, sehingga tidak menutup kemungkinan akar pohon yang ada tidak kuat menahan beban dan mengakibatkan longsor tersebut.
Editor : I Putu Suyatra