BALI EXPRESS, DENPASAR – Sebanyak 2.147 personel Polda Bali, disiagakan untuk mengamankan May Day. Hal tersebut terungkap saat apel di Kantor Mapolda Bali. Rabu (1/5) pukul 08.00.
Apel dipimpin Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha ini, dalam rangka mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana- prasarana sebelum diterjunkan ke lapangan untuk mengamankan pelaksanaan Hari Buruh Sedunia.
"Saya berharap, segala sesuatu yang sudah dipersiapkan, dapat diaktualisasikan sehingga pengamanan May Day tahun ini dapat berjalan optimal, aman dan damai,” ujar Wakapolda Bali.
Dalam arahannya, Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha mengatakan, selain diperingati dengan acara seremonial, perayaan May Day juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan kritik terhadap kebijakan pemerintah dengan menyuarakan hak, perbaikan nasib dan kesejahteraan buruh melalui unjuk rasa dengan sasaran kantor atau instansi pemerintah.
Untuk itu, Polri wajib mengawal dan melakukan pengamanan agar situasi di lapangan tetap kondusif. Aksi kaum buruh ini menjadi kalender Kamtibmas bagi Polri dengan menetapkan pengamanan siaga satu.
"Pelaksanakan pengamanan agar menerapkan pola kemanusiaan dengan menggunakan pendekatan humanis dan preventif. Bila ada tanda-tanda orasi atau kegiatan yang dilakukan buruh menyimpang dari peraturan undang-undang, agar segera diamankan,” tegas Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha.
Selain itu, ia juga meminta seluruh personel agar serius dan tidak underestimate saat melaksanakan pengamanan, mengingat perayaan May Day kali ini bersamaan dengan tahap Pilres dan Pileg tahun 2019.
Setiap potensi kerawanan diidentifikasi dan segera dilaporkan kepada pimpinan, agar penanganan dan pengambilan keputusan bisa dilakukan dengan cepat, tepat dan akurat.
Tidak hanya itu, Wakapolda Bali mengingatkan jajarannya untuk tetap waspada karena setiap tahapan memiliki potensi kerawanan tersendiri yang perlu diantisipasi oleh Polri bersama dengan stakeholder lainnya.
Editor : Nyoman Suarna