BALI EXPRESS, SINGARAJA - Aksi “bersih-bersih” penyakit masyarakat kembali dilakukan Tim Gabungan. Petugas berhasil menggaruk tempat mesum berkedok warung kopi yang berlokasi di Desa Anturan, Kecamatan Buleleng, Senin (5/8) dini hari. Dari penggerebekan itu, seorang wanita berinisial ASS, 39, diamankan lantaran terbukti melayani pria hidung belang.
Saat warung kopi tempatnya bekerja digerebek oleh Pemerintah Kecamatan Buleleng, Polsek Kota Singaraja, dan Koramil 1609-01/Buleleng, wanita asal Kabupaten Jember, Jawa Timur ini enggan mengaku melayani seorang pria hidung belang. Petugas pun tak percaya begitu saja. Terlebih, di areal warung milik KSP, warga asal Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng itu ditemukan pembungkus alat kontrasepsi.
Tak kehilangan akal, petugas pun mengancam akan melakukan pemeriksaan medis. Nah saat itulah ASS langsung mengakui perbuatannya. Kepada petugas ASS mengaku, aksi mesum itu dilakukannya setengah jam yang lalu sebelum petugas datang menggerebeknya.
Uniknya, ASS mengaku hanya dibayar sebesar Rp 150 ribu oleh pria hidung belang tersebut. Lantaran tidak tertangkap basah, petugas pun hanya memberikan langkah pembinaan terhadap ASS.
Sementara itu, Camat Buleleng Dodi Sukma Oktiva menjelaskan, penertiban ini dilakukan atas keluhan masyarakat di Desa Anturan. Mereka geram dengan adanya praktek prostitusi di desa tersebut.
"Kami indikasikan berdasarkan laporan warga, bahwa di warung tersebut ada layanan plus-plusnya. Sehingga kami bersama petugas gabungan melakukan pengecekan. Ternyata memang benar (ada prostitusi, Red)," jelasnya.
Tak ingin terulang kembali, Dodi bersama dengan perbekel dan kelian desa pakraman Anturan sepakat akan segera membongkar warung kopi tersebut. "Ini sangat meresahkan. Kami sepakat untuk membongkar atau membersihkan warung ini, agar nama desa tidak tercemar lagi oleh ulah orang-orang seperti ini," tutupnya.
DIGEREBEK - Petugas menggerebek tempat mesum yang berkedok warung kopi di Desa Anturan, Senin (5/8) dini hari.
Editor : Nyoman Suarna