Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

RSJ Bangli Pamerkan Puluhan Lukisan Hasil Karya Pasien

Nyoman Suarna • Jumat, 13 November 2020 | 03:19 WIB
RSJ Bangli Pamerkan Puluhan Lukisan Hasil Karya Pasien
RSJ Bangli Pamerkan Puluhan Lukisan Hasil Karya Pasien

BANGLI, BALI EXPRESS – Karya seni bukan cuma dilahirkan mereka yang jiwanya sehat. Buktinya, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali di Bangli menggelar pameran lukisan yang berlangsung 12-27 November 2020.  Lukisan yang dipamerkan terdiri atas lukisan seniman di Ubud dan seniman muda Bali serta lukisan pasien di sana.


Direktur RSJ Provinsi Bali dr. I Dewa Gede Basudewa mengungkapkan, pameran bertajuk “Seni di Tengah Pandemi” digelar serangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional.  Melalui pameran itu, pihaknya menyampaikan bahwa gerakan kesehatan mental itu sifatnya diusahakan. Tidak datang dengan sendirinya. Apalagi di tengah pandemi Covid-19. Masyarakat beberapa bulan terakhir lebih banyak diam di rumah, membatasi aktivitas di luar rumah. “Dengan kondisi kita yang sudah mulai terkendali, maka kami mulai istilahnya bangkit kembali.  Tetap menjaga protokol kesehatan,” jelas Basudewa.


Terdapat 83 lukisan hasil karya lima pasien di sana ikut dipamerkan. Mereka ada yang sudah sembuh dan masih menjalani rehabilitasi. Selain berusaha bangkit di tengah pandemi, pameran tersebut sebenarnya juga untuk saling memperkuat, kolaborasi dari sisi para pasien yang sedang proses rehabilitasi dengan seniman lukis. Harapannya, ketika mereka kembali ke keluarga dan masyarakat agar mendapat respon positif. “Bantuan para pelukis, kemudian lukisan dijual.  Inilah wujud kami menghadapi pandemi. Tetap produktif dengan aman dan sehat,” tegas Basudewa ditemui usai pembukaan pameran yang dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi Bali Suastini Koster.  


Sang Made Suardika, pasien yang sekarang sudah sembuh mengaku senang hasil karyanya ikut dipamerkan. Terlebih salah satu lukisannya ingin dibeli oleh Suastini Koster yang merupakan istri Gubernur Bali I Wayan Koster. Namun karena dia berkeinginan lukisan itu dipajang di RSJ, sehingga Suardika tidak merelakan lukisannya dibeli.

Editor : Nyoman Suarna
#bangli #pameran lukisan