Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ngeri, Buaya Sepanjang 2 Meter Ditemukan di Muara Sungai Sangsang

Chairul Amri Simabur • Selasa, 22 Juni 2021 | 16:39 WIB
Ngeri, Buaya Sepanjang 2 Meter Ditemukan di Muara Sungai Sangsang
Ngeri, Buaya Sepanjang 2 Meter Ditemukan di Muara Sungai Sangsang

GIANYAR, BALI EXPRESS - Seekor buaya muncul ke permukaan sungai tepatnya di aliran Sungai Sangsang yang bermuara di Pantai Lebih, Gianyar. Momen itu pun tertangkap kamera salah seorang pemancing.



Kemunculan buaya itu pertama kali terpantau oleh I Ketut Budiawan, 30, alamat Banjar Roban, Desa Bitera, Kecamatan Gianyar. Ketika itu dirinya sedang memancing di Tukad Sangsang tepatnya di muara sungai perbatasan Lebih dan Siut, Senin (21/6) sekitar pukul 11.19 WITA."Waktu itu saya mancing di sebelah timur, lalu saya menoleh ke barat, dan saya lihat ada sesuatu diatas kayu. Awalnya saya kira biawak (Alu)," ujarnya.



Karena penasaran, Budiawan pun mengambil HP dan mengambil foto objek tersebut. Saat diperbesar, ternyata objek tersebut adalah buaya yang mulutnya sedang terbuka. "Saya kaget, akhirnya saya tidak jadi mancing dan pulang," imbuhnya.



Ia pun sempat memberitahu nelayan dan warga disekitar lokasi bahwa dirinya melihat kemunculan buaya. Dengan harapan para nelayan dan masyarakat bisa lebih waspada. "Saya tumben mancing kesini, sudah dua kali saya mancing disini. Kemarin airnya bening, sekarang airnya keruh," tandasnya.



Mendapatkan informasi tersebut BPBD Gianyar pun langsung mengerahkan Balawista Gianyar untuk melakukan peninjauan Senin sore. Namun nihil ditemukan adanya buaya di muara tersebut.



Selanjutnya peninjauan dilanjutkan Selasa (22/6) pagi dengan pemantauan di sekitar aliran Sungai Sangsang. "Sore kemarin kita sudah turun dan pagi ini 20 orang Balawista Gianyar juga turun kembali untuk melakukan pemantauan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Gianyar, Ida Bagus Suamba.



Hasilnya buaya tersebut ditemukan di pinggir muara. Warga pun ramai mendatangi lokasi karena penasaran akan buaya tersebut. Dari pantauan di lapangan, pada kepala buaya tersebut terdapat benda sejenis antena. 



Ditemui di lokasi, Kepala SKW II BKSDA Bali Sulistyo Widodo mengatakan bahwa jika dilihat dari foto, buaya tersebut merupakan jenis Buaya Muara Crocodylus porosus. Hanya saja selama ini, berdasarkan data yang dimiliki di Bali tidak ada jenis buaya tersebut. "Diperkirakan buaya ini dipelihara dan dilepas oleh oknum," ungkapnya.



Selanjutnya pihaknya melakulan upaya penangkapan buaya tersebut dengan  menggunakan perahu. Penangkapan pun dilakukan oleh petugas yang sudah ahli karena ada teknik khususnya agar tidak diserang oleh buaya tersebut. "Biasanya kita juga menggunakan perangkat yang menggunakan box lalu diisi pakan atau dilakukan dengan cara dijaring dikasi umpan dan dilepas jaringnya," imbuhnya.



Buaya itu diperkirakan memiliki panjang 2 meter dengan diameter 20 hingga 30 sentimeter. Dan apabila dilihat dari sisiknya diperkirakan berusia 1,5 tahun. 

Editor : Chairul Amri Simabur