Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Upacara Sudhi Wadani Sukmawati Mulai Disiapkan

I Dewa Gede Rastana • Senin, 25 Oktober 2021 | 13:06 WIB
Upacara Sudhi Wadani Sukmawati Mulai Disiapkan
Upacara Sudhi Wadani Sukmawati Mulai Disiapkan

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Pihak keluarga besar Bale Agung, mulai melakukan penataan dan menghias tempat upacara jelang ritual Sudhi Wadani yang dijalani Diah Mutiara Sukmawati Soekarno Putri yang akan digelar Pada Selasa (26/10) mendatang di kawasan  Jalan Mayor Metra,  Bale Agung, Singaraja


Pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) pada Sabtu (23/10) sejumlah keluarga mulai sibuk menghias areal upacara. Mulai dari memasang tenda, kursi dan sound sistem. Termasuk pemasangan penjor hingga bale banten.


Penglingsir Bale Agung, Jro Made Arsana 70 mengatakan sesuai dengan dudonan pihaknya bersama keluarga besar sedang melaksanakan penataan dan menghias tempat. Prosesi menata lokasi acara dipastikan tuntas pada Minggu (23/10).


“Nanti pas hari puncaknya, sekitar satu jam proses sudhi wadaninya. Ada proses metatah, kemudian ada mepiuning, sampai sembahyang ke Pura Desa, itu artinya sudah selesai,” ungkapnya.


Dikatakan Jro Arsana, Sukmawati sudah menyerahkan penuh pelaksanaan Sudhi Wadani ke pihak Bale Agung sebagai pengrajeg. Acara ini nantinya akan dipuput oleh Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Sattwika Nanda Griya Taman Bali.


Hampir sebulan lalu, pihak Sukmawati sudah memberi tahu jika dirinya akan pindah keyakinan menganut Hindu. Sukamwati yang diwakili pihak perantara, bersama rombongan intens melakukan kordinasi dengan pihak Bale Agung terkait rencana Sudhi Wadani tersebut.


“Memang ada yang menyampaikan jika Bu Sukmawati sudah mantap untuk pindah ke Hindu. Jadi kami diserahkan sebagai pengrajeg sebagai tata titi,” paparnya.


Arsana tak menampik, jika dirinya sering mendengar terkait dengan latar belakangnya Sukmawati yang memang Kejawen. Bahkan, dari cerita yang didengar dari orang lain, jika dari dulu Sukawati memang beda dan cenderung dengan nuansa Kehinduan. “Sehingga mantap ke Hindu. Dan keluarganya pun sangat mendukung,” katanya lagi.


Terlebih, sejak dulu Sukmawati memiliki hubungan yang erat dengan pihak Bale Agung. Sejak kecil, ia sering berkumpul dengan keluarga besar di Bale Agung. Sukmawati pun disebutnya  gemar menari.


“Hanya saja sejak Orde Baru jarang kesini. Tetapi setelah Orde baru mereka kesini, nah Beliau juga mengapresiasi konsep Soekarno Heritage yang dibangun pemerinta, karena memang didukung oleh rumah masa kecil Rai Serimben,” pungkasnya.


Seperti diketahui, berdasarkan dudonan acara sudhi wadani akan dimulai pada proses melukat atau ruwatan pada Senin (25/10) di Segara Lovina. Acara ini akan dipimpin oleh Ida Pandita Mpu Satya Dwijananda Griya Kasaiwan Satya Mandala.


Kemudian pada puncaknya, Selasa (26/10) ritual diawali dengan ngaksama atau pemebukaan, sambutan keluarga, Dharma Wacana dari Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acarya Nanda. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan surat pernyataan Sudhi Wadani yang dilakukan oleh Sukmawati Soekarno Putri.


Disusul dengan acara Medengen-dengenen, Sudhi Wadani, metatah, meperas hingga muspa di merajan Kawitan dan Pura Desa yang dipuput oleh Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Sattwika Nanda Griya Taman Bali. 

Editor : I Dewa Gede Rastana