Tampak dalam video berdurasi 53 detik tersebut, sekelompok pria mengerumuni dua bule di trotoar. Terdengar suara perekam yang disinyalir sebagai warga lokal menegur mereka. Padahal kala itu banyak sepeda motor berlalu lalang dan toko-toko masih buka.
"Hey bro kembalikan Hp-nya bro," ujar pria perekam sembari menanyai warga asing itu. Bule yang memakai kaus puti tersebut pun menjawab bahwa hpnya hendak diambil. Sementara sekelompok pria yang mendengar teguran si perekam, beberapa langsung kabur dan ada yang diam sambil pura-pura buang air kecil.
"Ya ya it's very dangerous (itu sangat berbahaya," tambah perekam yang belum diketahui namanya tersebut. Untungnya, karena adanya teguran, hp milik turis itu tidak jadi diambil. Kemudian dua bule itu pergi, dan si perekam lanjut mengambil gambar terduga yang masih diam di lokasi.
Warga sekitar pun menanyai si perekam apa sebenarnya yang terjadi dan dijawab ada percobaan perampasan hp. "Nagih jemak hp tamu nok, ne ngoyong ye Pakyan, ne pang ade bukti malu (mau diambil hp tamu-nya, ini diam dia Pakyan, ini biar ada bukti dulu," tandasnya di akhir video.
Menanggapi masalah ini, Kapolsek Kuta Kompol Orpa SM Takalapeta mengatakan telah mengetahui adanya video tersebut dan akan menyelidiki para pelaku. "Videonya kami dapat tadi pagi, diduga kejadian subuh tadi, dan kami sedang lidik untuk dapatkan pelaku. Dua hari lalu kami juga amankan pelaku copet tapi bukan yang viral ini," kata dia. Editor : I Dewa Gede Rastana