Kepala Dinas Pariwisata Badung Nyoman Rudiarta mengatakan, pesta kembang api merupakan pesta pergantian tahun. Bahkan pesta ini juga dilaksanakan sebelum adanya pandemi Covid-19. “Dulu Badung kan sudah pernah melaksanakan hal tersebut. Jadi kali ini dilaksanakan kembali," ujar Rudiarta saat dikonfirmasi Minggu (25/12).
Menurutnya, dari pesta kembang api saat ini akan diluncurkan dengan jumlah sesuai pergantian tahun. Sehingga akan ada 2023 shot kembang api yang diluncurkan dari gedung tsunami shelter di Pantai Kuta. “Jadi nanti akan ada 2023 shot kembang api yang diluncurkan dari Pantai kuta. Sehingga pergantian tahun meriah,” ungkap mantan Camat Kuta tersebut.
Sementara untuk memeriahkan pesta kembang api, Rudiarta menjelaskan, akan ada hiburan lainnya. Mulai penampilan bapang barong, fire dance, beberapa musisi lokal, hingga Female Disc Jockey (FDJ). Bahkan band lokal Kuta juga ikut tampil di malam pergantian tahun. “Memang nanti juga akan ada artis Bali termasuk akan ada DJ Gween,” jelasnya.
Terakhir ia menambahkan, saat malam pergantian tahun, Bupati I Nyoman Giri Prasta akan menekan lonceng sebagai tanda pergantian tahun. “Nanti saat bapak bupati menekan tombol pergantian tahun, saat itu pula langsung dilakukan peluncuran kembang api sebanyak 2023 shot,” imbuhnya.
Sebelumnya, Sekretaris Camat Kuta I Made Agus Suantara menerangkan, peluncuran kembang api hanya akan dilakukan satu arah, yakni menuju laut. Nantinya peluncuran kembang api akan difokuskan di gedung tsunami shelter yang berada di dekat Pura Segara.
“Nanti juga titik panggungnya disana, untuk kembang api dan pemencetan tombol (simbolisasi pergantian tahun) itu ditempatkan di tsunami shelter lantai tiga mengarah ke laut semuanya,” paparnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya