Bayi perempuan itu sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Sanjiwani. Setelah kondisinya membaik, bayi malang itu pun dijemput oleh Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. Didampingi Dinas Sosial Provinsi Bali, bayi tersebut selanjutnya diserahkan kepada Yayasan Metta Mama & Maggha sebagai yayasan resmi yang bekerjasama dengan pemerintah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Anak Agung Gde Putrawan saat dikonfirmasi Senin (2/1) mengatakan saat ini bayi yang belum diberi nama itu sudah aman berada di yayasan. "Dinsos Gianyar sudah menyerahkan bayi X ke Dinsos Provinsi untuk nantinya dirawat di yayasan," tegasnya.
Ditambahkannya jika proses Penyerahan bayi X berlangsung Jumat (30/12)). Adapun yayasan yang akan merawat bayi ini yakni Yayasan Metta Mama & Maggha. Dijelaskannya bayi dalam kondisi sehat dan diharapkan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. "Jumat kemarin kita serahkan. Proses Penyerahan Bayi X dari RSUD Sanjiwani ke Dinas Sosial Gianyar, kemudian Dinas Sosial P3A Prov Bali baru diserahkan ke Yayasan Metta Mama & Maggha," imbuhnya.
Sementara terkait adopsi, siapapun yang berminat untuk mengadopsi bayi tersebut dapat mengajukan ke yayasan tersebut dan mengikuti seluruh prosedur yang berlaku. Sebab sejak informasi mengenai penemuan bayi itu tersebar, tak sedikit masyarakat yang mengatakan ingin mengadopsi bayi tersebut.
Namun sebelum proses adopsi dilakukan, proses hukum dari bayi tersebut harus tuntas. Dan untuk melakukan adopsi, prosesnya melalui Tim Pertimbangan Pengangkatan Anak yang berkedudukan di Dinas Sosial P3A Provinsi Bali. "Jadi untuk pengangkatan anak, itu ada di P3A provinsi. Kami Dinas Sosial Kabupaten hanya memberi bantuan untuk kebutuhan si bayi," tandasnya. (ras)