AMLAPURA, BALI EXPRESS- Pada tahun 2024 ini, Pemkab Karangasem, Bali masih mempunyai PR memperbaiki ratusan kilometer jalan rusak.
Pemandangan jalan rusak masih terlihat di sejumlah kecamatan yang ada di wilayah paling timur Pulau Bali itu.
Kondisi jalan rusak itu pun diakui Kabid Bina Marga Dinas PUPR dan Perkim Karangasem I Wayan Surata Jaya saat dikonfirmasi awak media belum lama ini.
Dari 1.202 kilometer jalan milik kabupaten, 240 kilometer di antaranya masih dalam kondisi tidak mantap.
"Kondisi tidak mantap sekitar 20 persen dari panjang jalan kabupaten 1.202 kilometer,” ujarnya.
Katanya, untuk perbaikan jalan rusak tidak bisa dilakukan serentak, mengingat anggaran yang dibutuhkan cukup besar.
Ia memperkirakan, untuk estimasi 1 kilometer jalan yang akan diperbaiki menghabiskan anggaran sekitar Rp1,3 miliar sampai Rp1,6 miliar.
“Untuk rencana perbaikan jalan tahun 2024 ini sekitar 30-40 kilometer, saya kurang hafal pastinya,” lanjutnya.
Salah satu kerusakan jalan yang terlihat adalah di Desa Duda Utara, Kecamatan Selat.
Kondisi jalan penghubung dua dusun di wilayah itu sudah seperti sungai yang kering.
Kondisi jalan ini pun sempat dikeluhkan warga sekitar, mengingat jalan itu merupkan jalur utama.
Ketika hujan turun, batu dan pasir kerap berserakan yang memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Rusak sudah lama, saya sempat jatuh, apalagi sekarang musim hujan pasti batu pasir berserakan dan lubang-lubangnya kembali menganga meski sebelumnya warga swadaya melakukan pengurugan lubang-lubang yang ada disepanjang jalan,” jelas salah seorang warga di sana, Suar. (*)
Editor : I Made Mertawan